3 Tips Cerdas Untuk Ibu Yang Baru Melahirkan

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Kelahiran buah hati merupakan hal yang dinanti bagi pasangan suami istri. Buah hati yang terlahir sehat dan sempurna merupakan idaman para orang tua. Bagaimana agar dapat memperoleh pertumbuhan buah hati yang sehat? Simak tips untuk ibu melahirkan berikut ini ya, Moms.

Tips Tentang ASI

Hal pertama yang perlu ibu-ibu perhatikan adalah ASI (air susu ibu). Makanan pertama dan terbaik untuk buah hati adalah ASI, tidak ada yang bisa menggantikan peran ASI bagi bayi, bahkan susu formula dengan merek dan harga termahal pun tak bisa menggantikan kandungan nutrisi yang terdapat pada ASI. Jadi, sebisa mungkin berikan ASI saja bagi buah hati anda sampai usianya 6 bulan.

Untuk dapat mensukseskan hal ini dibutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat, khususnya suami. Jangan perkenalkan terlalu dini dot pada bayi karena bayi akan mengalami “bingung puting” yaitu keadaan dimana bayi tidak dapat mengenali putting ibunya, hal ini akan membuat bayi tidak mau menyusu lagi. Makan-makananan yang bergizi bagi ibu dapat membantu produksi ASI lebih baik lagi.

Satu hal lagi yang harus diingat, produksi ASI bergantung pada hormon prolaktin dimana hormon ini akan diproduksi ketika bayi menyusu pada puting ibu. Jadi semakin sering bayi menyusu, akan semakin banyak produksi ASI.

Tips Tentang MPASI

Makanan pendaming ASI (MPASI) mulai diberikan pada saat bayi masuk usia 6 bulan, dimulai dengan makanan yang bergizi tinggi dan lunak, contohnya sayur-sayuran/ buah-buahan yang dilunakkan (diblender) atau nasi tim. Berikan makanan pendamping ini tanpa perasa tambahan (tanpa garam dan gula tambahan). Jangan terlalu dini mengenalkan perasa tambahan pada anak.

Pemberian makanan pendamping sebelum usia 6 bulan mengandung banyak resiko, mulai dari diare hingga permasalahan pencernaan yang serius seperti invaginasi dan ileus.

Invaginasi merupakan keadaan dimana usus bagian ujung terdorong ke dalam usus bagian depannya, sedangkan ileus merupakan kondisi medis yang ditandai dengan penyumbatan sebagian atau seluruhnya pada usus. Kedua hal ini merupakan kegawatanan dan banyak terjadi pada anak yang terlalu dini diberikan makanan pendamping.

Tips Tentang Imunisasi

Selanjutya, yang perlu diperhatikan adalah jadwal imunisasi. Imunisasi merupakan suatu usaha memberikan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan cara memasukkan vaksin, yaitu virus atau bakteri yang sudah dilemahkan, dibunuh, atau bagian-bagian dari bakteri (virus) tersebut telah dimodifikasi.

Ada 5 macam imunisasi yang sifatnya wajib (harus diberikan) yaitu BCG, polio, DPT, hepatitis B, dan Campak. Imunisasi ini diberikan berkala sejak bayi lahir sampai berusia 9 bulan sesuai dengan jadwal masing-masing pemberiannya. Ibu dapat menghubungi pusat pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan informasi mengenai imunisasi ini.

**

Bayi yang sehat dan ceria tentu menjadi idaman setiap ibu dan keluarganya, karena itu selalu berikan perawatan yang terbaik dan penuh cinta untuk anak. Semoga bermanfaat!

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *