Mengenal Silicon Injection dan Efeknya dalam Dunia Kecantikan

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Wanita selalu berlomba-lomba untuk tampil cantik.  Demi mendapatkan kecantikan yang diinginkan, wanita melakukan berbagai hal mulai dari menjaga pola hidup sehat, perawatan secara alami bahkan  melakukan perawatan kecantikan dengan biaya mencengangkan. Perawatan kecantikan tidak hanya sebatas wajah dan kulit yang putih saja. Bagi sebagian orang-orang memiliki tubuh seksi dan menggoda adalah salah satu indikator kecantikan yang semakin membuat mata tak puas memandang.

Sayangnya, tak semua wanita  terlahir dengan bentuk tubuh yang mereka inginkan. Demi mendapatkannya para wanita terkadang rela melakukaan jalan pintas yang tidak aman. Salah satunya melalui suntik silikon.  Silikon dianggap sebagai zat yang paling dicari kaum wanita untuk memperindah bentuk tubuhnya.

Apa itu silikon?

Silikon adalah polimer nonorganik yang mempunyai bentuk bervariasi mulai dari yang berbentuk cairan, gel, karet, hingga sejenis plastik keras. Silikon adalah zat yang tidak berbau, tidak berwarna, kedap air, serta tak rusak akibat bahan kimia dan proses oksidasi. Silikon juga dapat bertahan dalam suhu tinggi, serta tidak dapat menghantarkan listrik.

Pertama kali ditemukan, digunakan untuk membuat lem, pelumas, katup jantung buatan. Namun seiring waktu berjalan silikon juga dimanfaatkan dalam dunia kecantikan untuk memperindah bentuk tubuh.

Jenis Silikon

Selama ini mungkin kita hanya mengenal satu jenis silikon saja yaitu silikon cair. Silikon cair memang salah satu jenis silikon yang paling banyak digunakan, tetapi silikon ini juga silikon  yang paling berbahaya.  Biasanya silikon cair digunakan untuk operasi retina. Namun nafsu menjadi cantik membuat orang-orang malah menggunakan silikon cair tidak pada tempatnya.

Selain silikon cair, ada juga silikon padat. Seperti namanya, silikon berbentuk padat ini seperti penghapus. Dalam dunia medis, silikon padat biasanya digunakan untuk katup jantung buatan, sebagai persendian buatan dan sabagai pengganti testis.

Dalam dunia kecantikan  silikon padat biasanya digunakan untuk implan hidung, dagu, dan pipi. Silikon padat termasuk salah satu silikon yang cukup aman karena apabila terjadi peradangan atau infeksi, silikon tersebut bisa diangkat dengan mudah karena bentuknya yng padat. Nah, apakah kamu tertarik membuat hidungmu lebih mancung?

Jenis silikon yang terakhir adalah silikon berbentuk gel dalam wadah silikon padat. Bentuknya menyerupai dodol, dengan tingkat perlekatan molekul sangat baik. Silikon jenis ini biasanya digunakan untuk implan payudara dan betis.

Silikon Mana Yang Paling Bahaya

Silikon padat dan silikon gel sampai saat ini masih dianggap aman. Sebaliknya jenis silikon cair malah sudah dilarang secara tegas penggunaannya dalam dunia kecantikan.

Berbeda dengan silikon padat dan gel yang tidak akan mempengaruhi jaringan tubuh, silikon cair bisa bocor dan mengalir ke bagian jaringan tubuh dan dapat mengakibatkan kerusakan jaringan yang bersifat permanen. Kerusakan tersebut terjadi karena silikon cair yang disuntikkan langsung ke dalam tubuh.

Selain itu, seperti sifat cairan umumnya, silikon cair akan mencari tempat yang rendah. Karena itu mereka biasanya terkumpul di suatu tempat sehingga membentuk benjolan-benjolan yang membuat wajah malah terlihat aneh. Selain benjolan-benjolan tersebut silikon cair juga dapat menyebabkan peradangan dan kemerahan pada wajah.

Meskipun berbahaya dan sudah dilarang secara tegas, hingga kini masih banyak pihak-pihak yang melakukan praktik penyuntikan silikon cair ke dalam tubuh manusia. Wanita pun biasanya mudah sekali tergiur apalagi diiming-imingi dengan biaya yang murah. Hal ini biasanya dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dokter yang profesional yang sudah tahu betapa bahayanya suntik silikon cair tidak akan melakukan hal tersebut.

Nah, berencana melakukan suntik silikon dalam waktu dekat? Sebaiknya pertimbangkan dulu ya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *