9 Kebiasaan Buruk Penyebab Penuaan Dini

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Sebuah studi baru dari Selandia Baru menunjukkan bahwa beberapa orang dapat mengalami penuaan dini sebanyak tiga kali lebih cepat dari yang lain melalui penelitian pada 954 orang. Tanda-tanda penuaan dini ini sangat tergantung pada gaya hidup Anda dan bagaimana Anda merawat tubuh Anda sehari-hari. Kebiasaan kecil sehari-hari Anda dapat memiliki dampak yang besar.

Semua orang ingin terlihat lebih muda dari usia mereka yang sebenarnya, tetapi banyak dari kita memiliki kebiasaan sehari-hari yang menyebabkan penuaan dini pada wajah dan tubuh kita. Menurut Dr Erika Schwartz, kepala medis di Age Management Institute di New York City kebiasaan kecil kita bisa membuat kita terlihat jauh lebih tua. Misalnya, jika Anda memiliki kebiasaan mengkonsumsi alkohol, maka dipastikan Anda mengalami penuaan lebih cepat daripada orang-orang lain seusia Anda.

Dr. Schwartz dari Newsmax mengatakan bahwa jika Anda minum alkohol, Anda akan memiliki kantong di bawah mata Anda. Anda dapat mencoba untuk menyingkirkannya dengan menggunakan krim mahal dan laser, tetapi jika Anda berhenti minum alkohol dan minum lebih banyak air dan mendapatkan lebih banyak tidur, kantong mata akan hilang dengan sendirinya.

Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan penuaan dini. Simak informasinya dan jauhi kebiasaan buruk ini agar kulit senantiasa sehat dan awet muda.

1. Olahraga Berlebihan

Menurut Dr Schwartz, jogging atau berjalan adalah contoh olahraga yang baik, namun akan menjadi tidak menyehatkan jika dilakukan berlebihan. Bagian tubuh Anda seperti pinggul, lutut, dan pergelangan kaki akan mendapatkan beban lebih banyak, dan Anda terlihat lebih tua karena bagian tubuh Anda tidak mendapatkan porsi latihan yang seimbang.

Pilih aktivitas olahraga yang nyaman bagi Anda seperti berjalan, bersepeda, atau menari dengan durasi minimal 20 sampai 25 menit sehari. Perlahan-lahan tingkatkan frekuensi, durasi, dan intensitas sedikit demi sedikit.

2. Minum Melalui Sedotan

Anda menggunakan otot yang sama saat Anda minum melalui sedotan dengan otot yang digunakan saat mengisap rokok. Tanda kerutan konstan yang muncul akan menyebabkan garis-garis halus dan kerutan di sekitar mulut Anda. Hindari keriput dini dengan minum langsung dari gelas atau botol.

3. Tidur Tengkurap

Beberapa studi telah menunjukkan bahwa posisi tubuh Anda saat tidur mempengaruhi garis dan kerutan di wajah Anda. Tidur dengan wajah Anda tertutupi bantal dapat menciptakan gesekan antara sarung bantal dan kulit Anda, menyebabkan kolagen memecah dan membentuk garis dan keriput.

Ketika Anda tidur di sisi yang sama setiap malam, garis-garis di sekitar mata Anda dan kerutan dari hidung ke mulut akan lebih dalam pada sisi wajah Anda yang menekan bantal.

4. Tidak Menggunakan Kacamata

Selain mengekspos mata Anda dengan sinar UV yang merusak, tidak menggunakan kacamata akan menyebabkan Anda menyipitkan mata ketika cahaya terlalu terang di luar, yang akan memperdalam kerutan di sekitar mata Anda.

5. Mendengarkan Musik Terlalu Keras

Kebanyakan orang mengasosiasikan gangguan pendengaran dengan penuaan dini. Pendengaran biasanya memburuk dengan cepat karena hasil dari paparan seperti musik dari earphone yang terlalu keras, mesin pemotong rumput, blower, dan pengering rambut. Untuk melindungi pendengaran Anda, jaga volume pemutar musik Anda tetap rendah dan menggunakan noise-canceling headphone.

Gunakan penyumbat telinga ketika memotong rumput, dan bahkan di bioskop, konser, dan pertunjukan ketika suara telah mencapai volume yang memekakkan telinga. Satu studi menemukan bahwa paparan suara selama dua jam dengan volume sangat keras secara permanen dapat merusak pendengaran.

6. Membungkuk

Bagaimana kita duduk dan berjalan akan mempengaruhi postur tubuh kita dari tahun ke tahun. Posisi duduk yang tegap akan membuat paru-paru Anda terbuka dan membantu Anda bernapas lebih baik.

Ketika tubuh Anda dalam posisi membungkuk, tubuh Anda tidak berfungsi seefisien ketika Anda sedang duduk dengan tegap. Selain itu, membungkuk dapat menyebabkan kelengkungan tulang belakang dan masalah kesehatan lainnya yang buruk bagi penampilan Anda.

7. Begadang

Terlalu sedikit tidur terbukti menjadi hal yang benar-benar buruk bagi kesehatan Anda: Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan tidur memicu Anda untuk mengalami tekanan darah tinggi, diabetes, kenaikan berat badan, dan bahkan membuat Anda tampak lebih tua.

Tidurlah selama 8 jam setiap malam. Kebutuhan tidur setiap orang berbeda; untuk mencari tahu berapa lama waktu tidur Anda, para ahli merekomendasikan untuk mematikan jam alarm ketika Anda beristirahat, dan lihat berapa lama Anda bisa tidur dengan nyaman.

8. Mengkonsumsi Gula Berlebihan

Selain gula dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan pemicu obesitas, gula juga dapat membuat kulit Anda kusam dan keriput. Hal ini terjadi karena sebuah proses alami yang dikenal sebagai glycation di mana gula dalam aliran darah Anda menempel pada protein untuk membentuk molekul baru yang berbahaya yang disebut AGEs.

Semakin banyak gula yang Anda makan, semakin banyak AGEs dalam tubuh Anda, yang menyebabkan kerusakan protein seperti kolagen dan elastin, yang menjaga perusahaan kulit dan elastis. Setelah rusak, kolagen kenyal dan elastin menjadi kering dan rapuh, menyebabkan keriput dan kendur. Efek penuaan mulai sekitar usia 35 dan meningkat dengan cepat setelah itu, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Dermatology.

Sebaiknya Anda membatasi gula tambahan tidak lebih dari 10% dari total kalori yang dibutuhkan. Perhatikan gula tersembunyi dalam makanan yang tak terduga, seperti salad dressing, sirup jagung, dekstrosa, jus buah konsentrat, maltosa, sirup maple, molasses, dan makanan olahan lainnya.

9. Stres

Situasi yang menyebabkan kecemasan berkepanjangan juga dapat mempengaruhi penampilan wajah. Beberapa ahli menyatakan bahwa perceraian, hutang, pekerjaan yang dibenci dan kesedihan berkontribusi untuk menyebabkan tekanan atau stres, yang mampu memicu munculnya lingkaran hitam atau kerutan yang dapat menyebabkan jerawat, kuku rapuh, gatal-gatal pada kulit kepala dan bahkan rambut rontok.

Dalam sebuah penelitian terhadap 58 wanita antara usia 20 dan 50, Dr. Elissa Epel menemukan bahwa sel-sel kekebalan tubuh dari orang-orang yang mengalami stres yang ekstrim cenderung menunjukkan tanda-tanda penuaan 10 tahun lebih cepat, dibandingkan dengan wanita-wanita yang memiliki tingkat stres lebih rendah.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *