Fakta dan Bahaya Perawatan Telinga Ear Candle

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Jangan mudah percaya dengan segala jenis perawatan kecantikan dan kesehatan. Obsesi kita untuk tampil sehat dan cantik terkadang membuat kita kalap dan lantas mencoba semua perawatan tersebut, mulai dari pemakaian kosmetik, tindakan medis atau terapi-terapi kesehatan dan kecantikan yang semakin lama makin banyak raja ragamnya.

Entah dapat ilham darimana terkadang ada-ada saja yang dijadikan sebagai bahan terapi kesehatan maupun kecantikan. Salah satu perawatan yang akhir-akhir ini ramai jadi bahan perbincangan adalah ear candle.

Perawatan ear candle merupakan perawatan pada telinga yang “katanya” bertujuan untuk mengeluarkan kotoran yang terdapat di dalam telinga.

Sebagaimana yang kita tahu, telinga merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sulit dibersihkan. Kita biasanya menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga. Namun penggunaan cotton bud terkadang malah membuat kotoran telinga semakin masuk dan terdorong ke dalam.

Nah, karena inilah beberapa salon menawarkan terapi ear candle dengan iming-iming bisa mengeluarkan kotoran dari dalam telingan secara maksimal. Apa benar seperti itu?

Sekilas Tentang Perawatan Ear Candle

Bagi kamu yang biasa ke salon, perawatan telinga ear candle ini mungkin bukan sesuatu yang baru lagi. Kamu juga mungkin pernah ditawari atau bahkan pernah mencoba terapi tersebut.

Perawatan ear candle diperkenalkan sebagai perawatan untuk membersihkan kotoran yang ada di dalam telinga.  Selain untuk mengeluarkan kotoran, perawatan  ini juga diklaim mempunyai beberapa manfaat lain  seperti mengurangi sinus, mengatasi masalah pendengaran sampai menghilangkan stress.

Seperti  namanya, bahan dasar perawatan ini adalah lilin. Untuk melakukan perawatan ear candle ini, kita harus melakukannya dengan posisi tidur menyamping agar lilin bisa dimasukkan ke dalam telinga.

Untuk mencegah lelehan lilin mengenai kulit, diperlukan sebuah piring yang sudah dilubangi untuk masuknya lilin. Setelah diposisikan sedemikian rupa lilin tersebut dinyalakan.

Menurut para praktisi ear candle tersebut, cara kerja ear candle adalah sebagai berikut:

  1. Api yang berasal dari dalam ear candle akan menimbulkan panas yang akan menimbulkan tekanan di dalam daun telinga. Semakin lama, tekanan di dalam telinga semakin besar dan membuat kotoran di dalam telinga menjadi lunak.
  2. Sementara itu, asap yang timbul dari batang ear candle akan turut masuk ke dalam telinga hingga memenuhi ruang telinga.
  3. Pada kondisi tersebut, asap yang telah memenuhi ruang telinga mencari jalan keluar. Karena tekanan yang besar dan keberadaan aliran udara di dalam telinga, asap tersebut akhirnya keluar lagi melalui lubang batang ear candle.
  4. Ketika asap hasil bakaran ear candle keluar lewat lubang batangnya, kotoran yang menempel di gendang telinga dan sudah lunak ikut terangkat dan keluar bersama asapnya.

Fakta-fakta yang harus diketahui mengenai ear candle

Seperti yang telah ditegaskan di awal tulisan ini, jangan mudah percaya dengan segala jenis perawatan kecantikan atau kesehatan. Tidak semua perawatan kecantikan benar-benar bermanfaat bagi kesehatan kita, termasuk ear candle yang telah kita jelaskan di atas.

Fakta-fakta di bawah ini akan membuatmu berfikir dua kali untuk melakukan perawatan ear candle. Mari disimak satu persatu.

Tidak ada kotoran (earwax) yang berhasil dikeluarkan

Katanya perawatan ini bertujuan untuk mengeluarkan kotoran pada telinga. Pada saat perawatan telah selesai sang terapist dengan bangganya menunjukkan ear candle pada kita dan menunjukkan “kotoran” yang berhasil diangkat dan kita biasanya percaya dan menganggap cara ini benar-benar efektif.

Tahukah kamu, kita tertipu. Yang dibilang kotoran (earwax) itu sebenarnya adalah sisa pembakaran lilin bukannya kotoran pada telinga kita. Terkejut kan? Kalau kotoran tidak keluar, lalu tujuan perawatan ini sebenarnya apa?

Ear Candle hanya mitos

Prof. Dr. Zainul.A. Djaafar, seorang ahli THT dan ahli bedah mengatakan “ear candle hanya mitos, tidak ada kaitannya dengan kebersihan dan kesehatan telinga”.

Mengingat poin pertama diatas yang menjelaskan bahwa tidak ada kotoran yang keluar karena perawatan tersebut, maka tidaklah berlebihan jika ear candle dianggap sebuah mitos karena tidak ada manfaatnya sama sekali. Malahan ear candle bisa jadi bahaya bagi kita.

Ear candle semakin mendorong kotoran ke dalam

Apa kamu masih berfikir ear candle bermanfaat saat ternyata bukannya membawa kotoran  keluar telinga, ear candle justru membuat kotoran di dalam telinga kita terdorong ke liang telinga yang lebih dalam. Kotoran tersebut bahkan menumpuk dan menjadi kering. Hal ini tentunya akan  membuat pendengaran kita terganggu.

Ear candle dilarang di Kanada

Apa kiranya yang membuat suatu perawatan dilarang kalau bukan bahaya yang terdapat di dalamnya. Ya di Kanada perawatan ear candle ini sudah dilarang secara tegas oleh pemerintah karena bahaya yang bisa ditimbulkannya.

Perawatan ear candle ini selain  tidak ada manfaatnya dalam kesehatan juga beresiko terhadap masalah kulit lain seperti luka bakar yang bisa ditimbulkan oleh lelehan lilin atau iritasi dan penyumbatan pada telinga.

**

Nah, apa Anda masih tergiur untuk mencoba perawatan ear candle?  Mungkin kita akan menjawab tidak. Namun sebagian orang mungkin akan bertanya “lalu bagaimana cara untuk mengeluarkan kotoran telinga?”

Sebenarnya kotoran telinga Anda bisa keluar dengan sendirinya berkat dorongan mekanisme otot pipi saat Anda mengunyah makanan. Kotoran itu akan keluar sendiri di daun telinga bersama debu.

Jadi, Anda tak perlu mengambil risiko dengan mengorek-ngorek telinga sampai ke bagian tengah dan dalam, cukup bersihkan daun telinga dan telinga bagian luar saja.

Jika Anda mengoreknya, kotoran tersebut akan semakin terdorong ke dalam cekungan telinga. Akibatnya kotoran tak bisa keluar sendiri dan mengendap di dalam liang telinga. Kotoran ini akan mengeras dan membatu dan menyumbat telinga. Hal inilah yang kerap menjadi salah satu penyebab berkurangnya kualitas pendengaran seseorang.

So, bagaimana menurutmu, Cantikers?

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *