7 Gejala dan Pertanda Memasuki Fase Menopause

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Secara biologi, wanita mempunyai dua masa peralihan yang ditandai dengan menstruasi.  Awal pertama kali datangnya menstruasi menandai peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa, kita mengenalnya dengan masa remaja.

Ada pula suatu masa dimana siklus menstruasi berhenti sama sekali. Berhentinya siklus mentruasi ini menandai masa peralihan dari usia dewasa ke usia lanjut. Masa ini kita kenal dengan nama menopause.

Apa itu  menopause?

Menopause adalah berhentinya proses ovulasi secara permanen setelah aktivitas ovarium dan indung telur mnghilang. Singkatnya, menopause adalah berhentinya haid untuk selamanya. Dengan begitu berarti pada masa menopause seorang wanita tidak produktif lagi.

Pada menopause, indung telur ini akan berhenti menghasilkan baik sel telur maupun hormon sehingga seorang yang sudah mengalami menaopause tidak lagi bisa mempunyai anak. Bagi wanita yang normal, menopause terjadi pada pada umur 48-52 tahun.

Hal yang kita tahu selama ini mungkin menopause akan terjadi ketika kita berusia 50 tahunan. Tapi bagaimana kalau wanita sudah berhenti haid padahal usianya masih 30 – 40 an?

Seperti definisinya, menopasuse adalah saat dimana haid berakhir. Berarti mereka juga telah mengalami menopause. Menopause yang datang lebih awal ini dikenal dengan nama menopause dini. Menopause dini  bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti operasi pembedahan rahim, terapi kanker, radiasi, dan merokok.

Gejala Terjadinya Menopause

Sebelum seseorang mengalami menopause ada gejala-gejala tertentu yang menjadi tanda akan datangnya masa menopause.

Siklus haid yang tidak teratur

Karena masa menopause berhubungan dengan siklus haid, maka gajala utama untuk menopause adalah siklus haid yang mulai tidak teratur. Semakin bulan frekuensi datangnya haid semakin jarang dan darah yang keluarpun sedikit.

Gejala ini mesti kita perhatikan selama satu tahun. Jika selama satu tahun haid tak juga kunjung datang berarti kita seseorang telah memasuki masa menopause.

Berkurangnya hasrat berhubungan suami istri

Dengan berkurangnya hormon untuk reproduksi, membuat hasrat biologis seorang wanita mulai berkurang untuk melakukan hubungan suami istri. Hal ini juga merupakan salah satu gejala menopause.

Vagina menjadi lebih kering

Turunnya kadar hormon eksrogen menyebabkan vagina menjadi kering karen tidak ada lagi yang bisa menjadi pelumas alaminya. Gejala ini akan terasa ketika seorang wanita berhubungan badan dengan suaminya. Jika vagina mengering maka akan sakit saat melakukan hubungan suami istri.

Hot Flush (gejolak panas)

Salah satu gejala menopause selanjutnya adalah hot flushHot flush adalah sensasi kehangatan yang tiba-tiba atau bahkan panas intens yang menyebar di berbagai bagian tubuh terutama wajah, kepala dan dada. Hot flush terjadi karena penurunan kadar hormon ekstrogen.

Gangguan tidur / insomnia

Jika tiba-tiba seseorang merasa susah tidur di malam haru disertai gelisah dan gugup yang tidak beralasan maka bisa jadi itu adalah salah satu gejala akan datangnya masa menopause. Selain itu,mereka juga sering terjaga di malam hari. Namun, kondisi ini bisa dikendalikan dengan rutin berolahraga.

Mudah lelah

Ketika kadar hormon menurun, tingkat energi pun menurun. Sehingga, saat ingin memasuki masa menopause, wanita bisa merasa lelah dan lemas tanpa sebab. Kondisi ini bisa mempengaruhi kegiatannya sehari-hari karena ia tidak bisa melakukan aktivitas sebagaimana biasanya.

Perubahan suasana hati atau mood

Gejala menopause lainnya adalah perubahan suasana hati atau mood. Seseorang yang akan mengalami menopause cenderung sangat sensitif dan melankolis. Mereka sangat mudah marah atau bahkan sedih. Hal ini merupakan faktor psikologis dimana seseorang merasa semakin tua dan takut tidak terlihat cantik lagi dan cemas hubungannya dengan suami akan terganggu.

Setiap wanita mau tidak mau pasti mengalami masa menopause. Sebagian wanita memang merasa sedikit stres saat masa itu datang. Mereka takut mereka tidak menarik lagi dan tidak bisa lagi membahagiakan suami.

Kenapa harus takut? Kita tetap bisa sehat kok. Caranya rajin berolahraga. Umur boleh tua tapi badan tetap fit dan terjaga. Masalah dengan suami, itu bisa diatasi kok, apalagi suami yang pengertian, yang namanya wanita pasti mengalami masa  menopause.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *