Akibat Kekurangan Natrium

Loading...

Akibat Kekurangan Natrium

DOKTERCANTIK.COM – Apa yang Anda ketahui tentang natrium? Natrium atau sodium adalah sebuah unsur kimia dalam sebuah tabel periodik. Biasanya unsur kimia ini diberi symbol Na dan nomor atom 11.

Natrium merupakan nutrisi dan mineral penting yang diperlukan untuk mempertahankan volume dalam darah, menjaga fungsi dari syaraf dan mengatur keseimbangan air yang ada dalam sel. Organ manusia yang bisa mengontrol keseimbangan natrium adalah ginjal.

Ginjal akan meningkatkan dan menurunkan natrium dalam urin. Natrium adalah sebuah logam reaktif yang lunak hampir mirip seperti lilin, memiliki warna keperakan. Natrium sendiri sangat reaktif dan didalamnya hampir tidak pernah ditemukan unsur murni sama sekali.

Asupan dari natrium yang dibutuhkan oleh tubuh nantinya akan mempengaruhi tekanan darah tinggi, namun semua orang memiliki resiko yang sama. Tidak hanya itu saja, natrium memiliki sifat yang individual dan biasanya akan meningkat ketika usia bertambah. Akibat kekurangan natrium sudah pasti akan menggangu kesehatan tubuh.

Natrium memiliki beberapa sifat utama antara lain memiliki unsur lunak, berwarna putih keperakan, bersifat ringan dan tidak berwujud.

Natrium biasanya mudah mengapung diatas air dan mampu untuk menguraikan beberapa jenis gas maupun ion. Mulai dari gas hydrogen dan ion hidroksida. Unsur ini juga bisa meledak dalam air, namun hanya pada waktu-waktu tertentu saja.

Kekurangan natrium adalah gangguan kesehatan yang bernama hiponatremia

Unsur ini memang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk tetap menjaga kesehatan. Akibat kekurangan natrium adalah gangguan kesehatan yang bernama hiponatremia. Penyakit ini mengacu pada sebuah kadar natrium serum yang jumlahnya kurang normal. Hal inilah yang menggambarkan rasio natrium yang ada dalam tubuh total.

Biasanya natrium yang ada dalam tubuh keluar bersamaan dengan muntah, berkeringat, diare, fistula dan semua yang berhubungan dengan diuretic, kegiatan diet yang memungkinkan seseorang BAB secara terus menerus dan terlalu sering mengkonsumsi garam.

Untuk menyembuhkan gangguan kesehatan ini seseorang diharuskan untuk melakukan beberapa hal agar jumlah yang ada dalam tubuh bertambah. Gejala-gejala yang biasanya tergambar ketika seseorang mengalami kekurangan natrium antara lain adalah rasa lelah yang teramat sangat, kram pada otot, seringkali kesemutan dan lain sebagaianya.

Ilustrasi Hiponatremia

Akibat kekurangan natrium dalam jangka panjang akan menyebabkab berbagai gangguan pada organ ginjal. Pengobatan yang dapat dilakukan ketika seseorang kekurangan natrium adalah dengan pemberian natrium dalam jumlah cukup dan hati-hati.

Akan jauh lebih aman apabila seseorang melakukan pembatasan air dibandingkan dengan pemberian natrium. Pembatasan air memang dianggap paling efektif. Ketika seseorang mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya seperti perubahan system syaraf, kejang-kejang, konfusi dan lain-lain, sudah pasti ini adalah sebuah gejala kekurangan natrium.

Jika sudah ada indikasi seseorang mengalami hiponatremia maka harus dipantau secara baik melalui berat badan dan jenis urin. Untuk seseorang yang sudah terlanjur mengalami hiponatremia sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dan cairan yang mengandung natrium cukup tinggi.

Memulihkan kadar natrium dalam tubuh memang cukup mudah asalkan seseorang dapat membatasi masukan cairan dengan memberikan sejumlah natrium yang cukup. Biasanya bagi penderita penyakit ini yang sudah berada pada kadar berat maka dibutuhkan adanya terapi.

Natrium yang kurang juga kurang baik untuk tubuh, begitupula jika kelebihan natrium. Kelebihan natrium sebenarnya juga kurang baik. Lalu bagaimana kondisi yang tepat? Keseimbangan adalah jawabannya, tidak terlalu banyak kandungan natrium dan juga tidak dalam kondisi kurang natrium. Semoga bermanfaat!

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *