Keputihan dan Cara Mengatasinya

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Selain kanker serviks, keputihan juga merupakan penyakit yang sering menyerang kaum hawa. Sebenarnya, keputihan adalah sesuatu yang wajar selama masih normal.  Keputihan yang alami atau bukan penyakit biasanya berwarna putih bening dan tidak berbau busuk. Akan tetapi, ada beberapa hal terkait keputihan yang bisa membahayakan.

Keputihan yang dikhawatirkan dan perlu mendapatkan perhatian khusus yaitu yang warnanya kekuningan, berbau dan menyebabkan gatal-gatal. Inilah yang ditakutkan karena bila tidak diobati bisa berakibat fatal

. Keputihan yang tidak normal ini disebabkan oleh berbagai hal seperti kebersihan organ intim yang kurang terjaga dan  serangan virus atau bakteri tertentu. Untuk mengantisipasi dan mengatasi keputihan yang tidak wajar ini, yuk simak tips di bawah ini.

Hindari buang air di toilet kotor

Bila Anda melakukan perjalanan atau pergi ke tempat umum dan ingin buang air, carilah toilet yang kotor apalagi toilet yang tidak pernah dipakai. Toilet merupakan salah satu tempat berkumpulnya kuman, jika tidak bersih tentu tak sedikit kuman yang bersarang disana. Berbagai bakteri bisa saja menyebar dengan mudah. Bila tidak hati-hati bisa menyerang organ intim Anda.

Ganti celana dalam minimal 2 kali sehari

Keputihan juga bisa muncul karena kebiasaan yang kurang sehat seperti jarang atau tidak sempat mengganti celana dalam. Kadang lelah sehabis beraktivitas, seorang perempuan langsung tidur tanpa membersihkan diri terlebih dahulu. Setelah beraktivitas, celana dalam mungkin dalam keadaan kotor dan harus diganti minimal 2 kali dalam sehari yaitu pagi dan sore.

Stop pemakaian skinny jeans

Jeans yang terlalu ketat bisa menjepit dan menekan organ intim. Selain itu, organ intim juga mungkin akan sedikit panas karena tidak ada ruang udara. Pemakaian jeans ketat dalam jangka panjang bisa merusak permukaan organ intim dan menimbulkan penyakit tertentu baik skala ringan maupun berat.

Sering mengganti pembalut ketika haid

Darah haid identik dengan darah kotor. Oleh karena itu, perempuan dianjurkan rajin mengganti pembalut ketika haid. Tidak lain agar organ intim tetap terjaga kebersihannya. Jika pembalut jarang diganti, darah kotor akan menumpuk di sekitar organ intim dan bisa memicu radang, infeksi dan sebagainya. Sering mengganti pembalut dimaksudkan agar organ intim selalu dalam keadaan kering.

Waspadai penggunaan sabun dan bedak

Tak sedikit perempuan melakukan tindakan yang menurut mereka baik tapi bisa jadi membahayakan seperti membersihkan organ intim dengan sabun tertentu dan mengoleskan bedak. Sebaiknya, menggunakan produk kesehatan dan kecantikan untuk organ intim haruslah atas seizin ahli kesehatan. Organ intim merupakan bagian yang beresiko tinggi.

Hati-hati dalam beraktivitas

Seorang perempuan harus menjaga aktivitas dan geraknya. Jangan sampai terlalu banyak gerak yang bisa menyebabkan kerusakan pada organ intim seperti terjatuh, organ intim terkena benda keras dan sebagainya.

Sebaiknya memakai bahan alami

Di sekitar rumah Anda mungkin ada berbagai bahan alami yang bisa digunakan untuk membersihkan organ intim. Herbal yang sering dipakai adalah sirih. Tanaman ini dipercaya bisa membersihkan darah tubuh.

Cek dan periksa penyakit

Keputihan terjadi kadang juga bukan karena disebabkan oleh faktor luar tetapi oleh penyakit yang diderita oleh perempuan. Sebagian perempuan kurang menyadari hal ini. Mereka menganggap keputihan adalah sesuatu yang biasa. Padahal bisa jadi keputihan timbul karena ada penyakit dengan organ reproduksi.

Jauhi gaya hidup rentan stress

Keadaan mental dan psikologis diyakini oleh banyak pihak berpengaruh pada kesehatan dan munculnya penyakit. Jauhilah gaya hidup yang kurang sehat, mengkonsumsi makanan dan minuman yang berbahaya serta terlalu banyak zat kimia. Isilah hari-hari dengan senyuman bahagia.

***

Setiap penyakit ada obatnya selama kita berusaha. Begitu juga dengan keputihan. Sebaik-baik tindakan adalah mencegah sebelum keputihan itu menimpa diri kita. Semoga Anda semakin sehat dan bahagia.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *