Mengenal Golongan Darah dan Jenis-Jenisnya

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Setiap orang memiliki golongan darah yang berbeda-benda. Perbedaan tersebut sangat besar pengaruhnya dalam dunia kesehatan. Golongan darah merupakan pengelompokkan darah berdasarkan sel-sel darah merah yang ada dalam tubuh seseorang. Di samping itu, juga bisa diartikan sebagai pengklasifikasian darah seseorang yang dihubungkan dengan keberadaan zat tertentu.

Zat yang menentukan penggolongan darah yaitu antigen yang terletak di permukaan sel-sel darah merah atau membran sel darah merah. Zat antigen tersebut hampir berbeda antara satu orang dengan orang yang lain. Penggolongan darah diperlukan disebabkan oleh adanya karbohidrat dan protein yang berbeda jenisnya pada permukaan sel darah merah.

Untuk menentukan golongan darah, orang yang berasal dari kalangan kesehatan biasanya membutuhkan sampel darah. Keberadaan zat antigen tadilah yang bisa membantu mereka untuk menentukan jenis darah seseorang.

Penggolongan darah ini sangat urgen terutama pada saat melakukan transfusi darah. Umpamanya ada seseorang yang sakit dan memiliki golongan darah dan membutuhkan darah jenis tertentu. Pada saat ini antigen darah antara orang yang sakit dengan yang akan mendonorkan darahnya harus benar. Jika ada kesalahan bisa menimbulkan hal-hal buruk seperti komplikasi.

Begitu juga, transfusi darah yang tidak relevan bisa mengakibatkan berbagai penyakit. Seyogianya tidak semua jenis darah yang bisa ditransfusikan ke orang lain. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui golongan darah. Nah, berikut jenis golongan darah yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber :

Golongan darah A

Golongan darah A terdiri dari A- (negatif) dan A+ (positif). Seseorang dikatakan memiliki golongan darah A apabila orang tersebut memiliki sel darah merah dimana pada membran sel darah merahnya terdapat antigen A. Selain itu, dalam serum darahnya juga menghasilkan antibodi terhadap antigen B. Orang dari golongan darah A ini hanya dapat menerima transfusi darah dari mereka yang memiliki jenis darah A- (negatif) atau O- (negatif). Orang yang bergolongan darah A ini juga tidak bisa memberikan darahnya kepada mereka yang memiliki golongan darah B dan O.

Golongan darah B

Seseorang dikatakan memiliki golongan darah B jika pada permukaan sel darah merahnya ia memiliki antigen B. Selain itu ia, dalam serum darahnya juga memiliki antibodi terhadap antigen A. Orang yang memiliki jenis darah B- (negatif) hanya dibolehkan menerima darah dari mereka yang memiliki golongan darah B-(negatif) dan O- (negatif).

Golongan darah AB

Berbeda dengan golongan darah A dan B, orang yang memiliki golongan darah AB sel darah merahnya memiliki dua antigen yaitu antigen A dan B. Namun, ddalam serum darah orang ini sama sekali tidak memiliki antibodi baik terhadap antigen A maupun antigen B.

Oleh karna itu, orang ini bisa menerima darah dari siapa saja (A, B, AB dan O) selama golongan darahnya AB+ (positif). Meskipun bisa menerima darah dari semua golongan, orang ini hanya bisa mendonorkan darah kepada mereka yang satu golongan saja yaitu AB+ (positif). Orang ini tidak bisa memberikan darahnya kepada mereka selain AB+ (positif).

Golongan darah O

Berbeda dengan golongan darah AB yang tidak memproduksi antibodi, orang dengan golongan darah O malah tidak memiliki antigen dalam sel darah darahnya tapi justru serum darahnya menghasilkan antibodi terhadap antigen A dan B. Ini sedikit kebalikan dari golongan darah AB. Jika orang bergolongan darah AB bisa menerima dari siapa saja, orang bergolongan darah O bisa menyumbangkan darahnya kepada siapa saja tapi sama seperti AB, dia hanya bisa menerima darah dari golongan O saja. Golongan O-(negatif) hanya bisa menerima darah dari O-(negatif).

***

Dengan mengetahui golongan darah, kita bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan mencegah hal bisa mengganggu darah. Semoga bermanfaat.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *