Penyebab Kurangnya Produksi ASI dan Cara Meningkatkannya

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Bayi berusia 0 – 6 bulan penting mendapatkan ASI eksklusif, demi menjaga daya tahan tubuhnya dan penyerapan nutrisi yang lebih baik, karena organ pencernaan bayi masih terlalu rentan untuk dilewati susu formula maupun makanan tambahan.

Bahkan program IMD (inisiasi menyusui dini) seharusnya dilakukan oleh setiap ibu, karena ASI pertama ibu yang mengandung kolostrum sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh bayi.

Mengapa ASI Itu Penting?

ASI sarat kandungan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh bayi, yaitu:

  • Immunoglobulin A (IgA), melindungi bayidari serangan infeksi.
  • Ganfliosida (GA), berperan dalam pembentukan memori.
  • Karbohidrat, sebagai salah satu sumber energi untuk otak.
  • Protein,berupa kasein dan whey yang lebih mudah dicerna oleh bayi.
  • Lemak, diperlukan untuk perkembangan jaringan sel, otak, retina dan susunan saraf.
  • Karnitin, membantu proses pembentukan energi yang diperlukan untuk mempertahankan metabolisme tubuh.
  • Vitamin, untuk kekebalan tubuh, dan pertumbuhan.
  • Mineral, untuk pertumbuhan jaringan otot dan rangka, transmisi jaringan saraf dan pembekuan darah.

Apa Penyebab Kurangnya Produksi ASI?

Walaupun penting, gratis dan tidak merepotkan, karena terbentuk secara alami dalam tubuh setiap ibu setelah melahirkan, namun masih banyak ibu yang kekurangan produksi ASI, sehingga ASInya hanya keluar sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali.

Beberapa kemungkinan penyebab kurangnya produksi ASI adalah:

  • Sumbatan pada saluran susu karena kurang dipijat atau pasca operasi
  • Kurangnya nutrisi dan gaya hidup ibu yang kurang sehat
  • Penyakit tertentu yang diderita ibu
  • Kecilnya kapasitas penyimpanan ASI (tidak ada hubungannya dengan besar payudara)

Cara Meningkatkan Produksi ASI

ASI sedikit atau tidak keluar bukanlah alasan sehingga ibu tidak mau menyusui bayinya. Banyak cara yang bisa dilakukan agar ASI tetap terproduksi, yaitu:

1. Memijat payudara dan membersihkan puting. Pijat payudara dan bersihkan puting dengan baby oil sebelum mandi.

2. Menyusui sesuka bayi. Produksi ASI mengikuti prinsip supply and demand, artinya tubuh memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.

3. Memompa ASI. Tujuannya untuk memberikan rangsangan pada payudara dan mengosongkan ASI agar terproduksi kembali.

4. Kontak langsung dengan bayi. Skin to skin contact dan eye contact dengan posisi menyusui yang tepat, akan membuat kedekatan emosi dengan bayi.

5. Kompres payudara. Payudara yang keras menyulitkan bayi menghisapnya. Kompreslah dengan handuk hangat agar ASI dapat keluar lebih lancar.

6. Banyak minum air putih. Minumlah 10-12 gelas air putih sehari, karena tubuh membutuhkan cairan untuk memproduksi ASI.

Nutrisi dan istirahat yang cukup. Selain membutuhkan gizi, ibu menyusui juga membutuhkan ketenangan dan energi agar ASI yang dihasilkan mencukupi bagi bayi.

Makanan yang Dapat Memperbanyak ASI

Daun katuk sudah dikenal luas sebagai makanan yang baik untuk ibu menyusui. Kini banyak diproduksi kapsul dan susu yang mengandung ekstrak daun katuk. Selain daun katuk, apa saja makanan yang bisa menambah produksi ASI?

1. Pare. Jus pare mentah dan lalap pare mentah bisa melimpahkan ASI dalam 1 hari berikutnya.

2. Pepaya. Pepaya dapat dimakan langsung ketika ranum, ataupun dibuat sup bila masih mengkal.

3. Sup daging / ayam / ikan. Kuah sup dapat menambah asupan cairan untuk tubuh, sedangkan daging/ayam/ikan dapat menambah protein bagi tubuh.

4. Havermouth (Oatmeal). Hormonoxytocin di dalamnya sangat berpengaruh pada produksi ASI.

5. Bayam. Bayam baik untuk menambah zat besi dan mengandung enzim Phytoestrogens yang dapat memperbanyak ASI.

6. Wortel. Minum 1 gelas jus wortel sebelum makan siang dapat menambah produksi ASI pada sore hari.

7. Kacang-kacangan. Kacang-kacangan merupakan sumber protein yang sehat dan dikenal untuk mendukung produksi ASI.

**

Satu hal yang paling penting adalah kuatkan keyakinan bahwa Anda dapat menyusui. Selamat mencoba!

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *