16 Tanda Anda Mungkin Menderita HIV Simptoms

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Sebagian besar masyarakat tidak memahami gejala suatu penyakit. Oleh karena itu kadang mereka menjadi shock ketika dokter tiba-tiba memvonis kalau dirinya mengidap penyakit berbahaya. Bahkan ada penyakit yang sudah lama di derita tapi mereka tidak pernah mengetahui kalau dalam diri mereka ada penyakit tersebut.

Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang suatu penyakit dan gejalanya. Selain itu, hanya sebagian masyarakat yang aktif mencari informasi kesehatan dan melakukan cek kesehatan secara rutin.

HIV merupakan salah satu penyakit berbahaya yang mengancam. Penyakit ini masih sulit untuk disembuhkan hingga sekarang. Banyak orang yang meninggal setiap harinya karena terserang penyakit ini. Untuk itu setiap orang perlu waspada terlebih bila terhubung pada kebiasaan hidup yang memang menjadi penyebab HIV.

Nah, dilansir dari Health dalam tulisan 16 Sign You May Have HIV, ada beberapa tanda HIV yang perlu Anda waspadai yaitu :

Sering Demam

Jangan terlalu santai kalau sering mengalami demam. Jika Anda memiliki faktor yang berhubungan dengan HIV seperti sering melakukan seks bebas, sebaiknya hati-hati dengan hal ini.

Lelah dan Lesu

Apakah Anda mengalami penurunan kekuatan tubuh dari sebelumnya? Tidak ada salahnya melakukan cek. Beberapa penderita HIV, mereka merasa cepat lelah dan lesu dibanding sebelumnya. Mereka mengalami sesak nafas dan sulit berjalan padahal sebelumnya bisa berjalan kaki lebih lama dan kuat.

Otot Pegal, Nyeri Sendi, dan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gejala HIV kadang mirip dengan gejala penyakit lain seperti flu, sifilis, hepatitis dan sebagainya. Oleh karena itu sebagian orang kurang menyadari dan salah diagnosa. Penderita HIV juga memiliki gejala yang sama dengan penyakit lain seperti otot pegal-pegal, nyeri sendiri dan terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening.

Sakit Tenggorokan dan Sakit Kepala

Demam yang disertai dengan gejala ringan lainnya seperti sakit tenggorokan dan sakit kepala kadang merupakan gejala awal HIV.

Ruam Kulit

Ruam pada kulit bisa saja terjadi pada awal mengidap HIV. Jika terdapat seperti bisul di kulit dan tidak sembuh-sembuh, tak ada salahnya melakukan cek HIV.

Mual, Muntah dan Diare

Pada tahap awal HIV biasanya penderita mengalami mual, diare dan muntah. Jika mengalami hal ini dan tidak henti-hentinya, bisa saja ini merupakan indikasi HIV.

Penurunan Berat Badan

Diare yang cukup berat menyebabkan seseorang mengalami penurunan berat badannya. Jika seseorang kehilangan berat badan, maka kekebalan tubuhnya menjadi hilang.

Batuk Kering

Kadang penderita HIV mengalami batuk kering dalam waktu lama. Namun, mereka menganggap hal tersebut karena alergi. Berbagai obat batuk tidak bisa menghilangkan batuk kering tersebut. Kemudian mereka melakukan pemeriksaan dan positif HIV.

Paru-Paru Basah

Sebaiknya lebih waspada kalau Anda merasa ada yang janggal dengan paru-paru Anda. Mungkin Anda sudah tahu beberapa tanda pengidap penyakit paru-paru basah. Jika Anda khawatir sebaiknya menemui para ahli untuk memastikan apakah ada indikasi HIV atau tidak.

Berkeringat Di Malam Hari

Sebagian penderita HIV pada awalnya mendapati diri mereka berkeringat pada malam hari. Biasanya keringat ini muncul tidak berhubungan dengan suhu ruangan dan aktivitas tertentu.

Perubahan Kuku

Para penderita HIV biasanya mengalami perubahan pada kuku mereka seperti kuku menebal dan melengkung serta sebagian daerah kuku berubah warna menjadi hitam atau coklat.

Infeksi Jamur

Orang yang menderita HIV kekebalan tubuhnya hilang sehingga mereka rentan mengalami infeksi jamur.

Kebingungan dan Kesulitan Konsentrasi

Seseorang bisa saja mengalami demensia terkait HIV sehingga terjadi masalah pada memorinya. Dia menjadi mudah marah, mudah tersinggung, tidak bisa menulis dan sebagainya.

Herpes Genital

Menderita penyakit herpes merupakan salah satu faktor risiko tertular HIV. Herpes memudahkan HIV masuk ke dalam tubuh pada saat melakukan hubungan intim.

Kesemutan dan Kelemahan

HIV juga menyebabkan seseorang mengalami mati rasa dan kesemutan baik di tangan maupun di kakinya. Pada masa ini, saraf-saraf sudah mulai rusak.

Ketidakteraturan Menstruasi

Penyakit HIV diyakini meningkatkan risiko tidak teraturnya menstruari pada wanita. Memang banyak faktor mengapa wanita bisa mengalami haid yang tidak teratur tapi jika Anda melakukan hal-hal yang dikaitkan dengan HIV sebaiknya tetap waspada.

***

Memang melakukan tes merupakan satu-satunya cara untuk memastikan apakah Anda positif HIV Aids atau tidak. Akan tetapi, juga tidak ada salahnya Anda mengenali gejala-gejala di atas.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *