Cara Menghitung Masa Subur Wanita

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Adakah di antara anda yang sedang ingin hamil atau sedang menunda kehamilan? Lalu, jika jawabannya “iya” bagaimana? Untuk anda yang sedang merencanakan kehamilan atau menunda kehamilan, kunci terpentingnya adalah mengetahui masa subur anda.

Masa subur adalah masa dimana wanita mengalami ovulasi (masa dimana sel telur keluar dari indung telur lalu bergerak menuju rahim untuk dibuahi) biasanya berlangsung selama 1-2 hari. Masa subur ini berkaitan dengan siklus menstruasi.

Fase Siklus Menstruasi

Dalam satu siklus menstruasi terdapat 2 fase, yaitu fase folikuler dan fase lutheal. Fase folikuler ini berlangsung bervariasi untuk masing-masing wanita, umumnya berlangsung dari hari pertama haid hingga hari ke-14, pada fase folikuler ini terjadi proses pematangan sel telur. Kemudian berlanjut ke fase lutheal, fase ini berlangsung pada hari ke-14 hingga ke-28, di awal fase ini terjadilah ovulasi dan kemudian penebalan dinding rahim.

Bila sel telur dibuahi, akan terjadilah kehamilan, bila tidak sel telur akan mengalami degenerasi dan terjadilah menstruasi. Jika telah mengetahui bagaimana menstruasi dan ovulasi ini terjadi, bersiaplah sekarang untuk memulai menghitung masa subur anda!

Banyak faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi, misalnya makanan, emosi, lingkungan kerja, dan lainnya. Untuk itu jagalah keseimbangan hidup anda agar siklus ini berjalan dengan teratur. Umumnya, wanita memiliki siklus menstruasi 28 hari, terhitung dari hari pertama menstruasi terakhir hingga hari pertama menstruasi berikutnya. Bila kita memiliki siklus menstruasi yang teratur, mudah bagi kita menghitung kapan kira-kira ovulasi atau masa subur terjadi.

Cara Menghitung Masa Subur

Masa subur ini terjadi 2 minggu sebelum hari pertama menstruasi berikutnya, sebagai contoh bila kita memiliki siklus menstruasi 28 hari dan hari pertama kita menstruasi di bulan ini pada tanggal 1, maka menstruasi berikutnya akan terjadi pada tanggal 28 di bulan yang sama, maka masa subur kita berada di sekitar tanggal 12-16 (28 dikurangi 14 ± 2 hari).

Jadi, rumus menghitung masa subur adalah perkiraan hari pertama menstruasi d ibulan selanjutnya – 14 ± 2 hari. Untuk kita bisa memperkirakan kapan hari pertama menstruasi selanjutnya terjadi, dibutuhkan pengamatan dan pencatatan siklus haid selama 6 bulan.

Lalu, bagaimana untuk yang tidak teratur siklus menstruasinya? Pertama, anda tetap harus mencatat minimal 6 bulan siklus menstruasi anda, setelah 6 bulan pencatatan ini akan diketahui berapa lama rata-rata siklus menstruasi anda, lalu anda bisa melakukan penghitungan dengan cara yang sama seperti diatas.

Bagaimana jika siklusnya sangat berantakan? Tenang, sekarang telah banyak alat pendeteksi masa subur yang tersedia di apotek, ada yang menggunakan air liur atau berupa alat test pack kesuburan. Alat pendeteksi masa subur yang menggunakan media air liur berbentuk seperti lipstick, di dalam alat ini terdapat semacam lensa mikroskop yang satu sisinya digunakan untuk mengoles air liur sedangkan sisi lainnya untuk mengamati. Sedangkan yang berupa test pack kesuburan sama halnya dengan test pack kehamilan, hanya berbeda fungsi saja.

Bila anda masih kesulitan untuk mengetahui masa subur anda, jangan segan untuk konsultasi dengan dokter.

Semoga bermanfaat.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *