Waspada Terhadap Bipolar Disorder

Loading...

DOKTERCANTIK.COMBipolar disorder merupakan gangguan pada alam perasaan seseorang. Bisa terjadi pada siapa saja. Artis nasional maupun internasional sering dikabarkan mengidap gangguan ini, namun dari pengalaman mereka juga kita bisa ketahui bahwa gejala ini bisa ditangani (disembuhkan). Jangan mengganggap bipolar hanya perkara perubahan mood saja. Lebih dari itu akan mempengaruhi kehidupan keluarga dan pekerjaan anda dan tentunya berkaitan pada masalah kesehatan lainnya seperti diabetes, masalah jantung, migrain dan tekanan darah tinggi.

Dikutip dari healthguide.org, berikut uraian tentang bipolar disorder :

Apakah sebenarnya bipolar disorder?

Secara umum bipolar terlihat pada perubahan ekstrem pada mood seseorang. Di suatu saat merasa sangat high, semangat maksimal dan di saat lain masuk pada kondisi yang amat berbeda 180 derajat : sedih, putus asa dan lainnya. Kondisi (episode) nya bisa bertahan untuk beberapa hari, minggu atau bulan. Berbeda dengan kondisi perubahan mood biasa, bipolar kadang terjadi sangat intens sampai anda sendiri tidak bisa kendalikan.

Saat  high (episode manik), seseorang bisa bertindak dengan sangat reaktif. Misalnya dengan tegas memutuskan resign lalu berfoya-foya menghabiskan tabungan dan tidak mengenal kata capek. Saat episode depresi terjadi, kondisinya akan sangat berbeda : merasa tidak berguna karena tidak bekerja, tidak punya simpanan uang dan merasa lelah terus sehingga selalu ingin tidur.

Penyebab bipolar disorder?

Penyebab pasti dan tunggal memang belum disimpulkan oleh para ahli. Namun bisa dikatakan terdiri dari dua faktor. Pertama faktor intern (dalam diri sendiri), kedua adalah faktor ekstern (pemicu dari lingkungan sekitar).

Faktor intern adalah riwayat bipolar dalam keluarga, neurotransmitter bermasalah, fungsi thyroid yang tidak normal dan hormon kortisol berlebihan. Sedangkan pemicu yang datang dari lingkungan penderita bisa berupa stress, menggunakan obat yang sebenarnya tidak sesuai dengan kondisi yang dialami, konsumsi obat-obat terlarang ataupun kurang tidur. Faktor ekstern ini bisa menjadi pemicu mood yang kurang baik.

Gejala dan Tanda yang bisa dikenali

Gejala awal biasanya terjadi pada saaat remaja atau dewasa muda. Walau tidak jelas dan seringnya malah membingungkan, ada beberapa hal yang bisa membantu adan untuk mengidentifikasi keadaan untuk menghindari perawatan yang kurang tepat.

Gejala bipolar disorder akan berbeda dari satu orang ke orang lain baik dalam pola dan frekuensi munculnya, namun secara umum, sesuai dengan episodenya, dapat diuraikan sebagai berikut :

a. Gejala dalam episode manik

  • Over optimis, seolah-olah semuanya dalam jangkauan dan genggamannya
  • Tidak realistis dalam hal kemampuan dan tujuan
  • Sedikit tidur namun merasa energik terus
  • Bicara cepat dan terus menerus
  • Melontarkan banyak ide-ide baru secara tidak beraturan
  • Tidak mampu berkonsentrasi
  • Bertindak tanpa pertimbangan
  • Dalam beberapa kasus disertai dengan delusi dan halusinasi

b. Gejala dalam episode depresi

  • Merasa hidup tanpa harapan, sedih dan kosong
  • Irritability
  • Lelah terus
  • Tidak bisa merasakan kebahagiaan (pleasure)
  • Selera makan berubah yang pada akhirnya menyebabkan menurunnya berat badan
  • Susah tidur
  • Merasa bersalah atau merasa tidak berharga sama sekali
  • Sering ingin menyudahi hidup (bunuh diri)

Treatment bagi bipolar disorder

Prinsip pertama adalah jangan ditunda, segera tangani. Treatment haruslah bersifat kontinu, oleh karena itu memang membutuhkan waktu. Walaupun anda bisa mengandalkan obat-obatan untuk menangani gejala diatas, amat disarankan untuk lebih mengutamakan treatment yang merupakan kombinasi dari obat, terapi, gaya hidup sehat dan dukungan keluarga. Sekain itu, libatkanlah  psikiatrist untuk  mengidentifikasi dengan lebih baik perubahan-perubahan episode tersebut.

Lengkapi juga diri anda dengan kemampuan self- help yang meliputi :

  • Ketahui informasi bipolar. Makin anda tahu makin berguna untuk anda dan orang lain
  • Monitor tingkat stress dan mood andaAnda bisa menentukan kapan harus berlibur, suasana kerja yang perlu dimodifikasi, atau ikut yoga dan program meditasi lainnya. Sebisa mungkin coba nilai mood anda sehari-hari, apakah berubah dengan ekstrim atau masih dalam batas kewajaran yang bisa anda tangani.
  • Gaya hidup sehat.Makan sehat, tidur cukup, olahraga teratur dapat membantu membentuk mood yang stabil

Semoga bermanfaat.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *