Tips Melatih Anak Berjilbab dan Memilih Jilbab yang Tepat

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Melihat anak kecil mengenakan jilbab memang menyenangkan¸ apalagi jika dengan kemauannya sendiri, tanpa dipaksa. Wajah yang imut dan chubby akan terlihat lebih cantik dan manis, ditambah warna dan model jilbab yang lucu dan menarik.

Sebagian orang tua berpendapat bahwa tidak seharusnya anak kecil dipakaikan jilbab, karena akan menyebabkan ia banyak berkeringat dan terserang gatal-gatal. Sebagian yang lain membiasakan anak berjilbab sejak dini agar tidak canggung dan memahami fungsi jilbab.

Orang tua memang harus mengajarkan dan mencontohkan pada anak bahwa jilbab adalah salah satu kewajiban perempuan dalam agama Islam. Namun, penting untuk diingat bahwa anak-anak membutuhkan proses sebelum menginjak usia baligh/dewasa.

Jika Anda memiliki anak perempuan, ada baiknya Anda simak artikel berikut ini, agar anak Anda mau dan menyukai busana berjilbab, tanpa membuatnya merasa risih, panas dan terpaksa.

Tips Membiasakan Anak Berjilbab

Ada anak-anak yang sangat menyukai mengenakan jilbab, dengan alasan ingin seperti mama, supaya terlihat cantik dan karena jilbabnya lucu. Tetapi ada pula anak-anak yang tidak betah berjilbab karena merasa gerah dan tidak nyaman.

Supaya anak Anda mau berjilbab dan merasa senang, sebaiknya Anda ikuti tips berikut ini dalam membiasakan anak berjilbab:

  1. Beri contoh yang baik. Anak selalu mengikuti figur orang tua. Jika Anda mencontohkan kapan saja dan bagaimana cara berjilbab yang benar dan memenuhi syariat, tentu anak Anda akan terbiasa untuk melakukan hal yang sama. Mendidik anak bukanlah hanya dengan kata-kata, melainkan teladan. Orang tua harus menjadi teladan yang baik bagi anak.
  2. Tahapan berjilbab sesuai usia. Anak kecil rentan terhadap keringat. Sebaiknya Anda tidak langsung memakaikan jilbab panjang pada anak, melainkan bertahap sesuai usianya. Kenalkan anak pada topi, busana yang sopan, kemudian busana muslimah dan jilbab yang menutup aurat dengan baik.
  3. Pemilihan bahan dan model. Agar anak merasa nyaman dan senang, carikan busana muslimah dengan bahan yang tidak panas, misalnya berbahan kaos atau katun yang menyerap keringat, dan dengan model yang lucu, unik, atau sederhana tapi warnanya menarik, sesuai dengan selera anak, dan biarkan mereka memilih sendiri.
  4. Tanamkan pemahaman. Sedikit demi sedikit, sampaikan pada anak mengenai kewajiban berjilbab bagi wanita muslimah, bisa dengan cara bercerita, berdialog atau berdiskusi. Perkenalkan anak pada para shohabiyah di zaman nabi, atau tokoh-tokoh dan muslimah berprestasi yang bisa menjadi idola.

Tips Memilihkan Jilbab yang Tepat untuk Anak

Anak-anak yang aktif dan banyak bergerak biasanya tidak suka dengan busana yang mempersulit gerakan mereka, seperti rok panjang dan lebar. Sementara anak pendiam dan perfeksionis lebih menyukai pakaian dan jilbab yang serupa atau sama dengan bunda.

Untuk itu, ini dia beberapa tips memilihkan busana dan jilbab yang tepat untuk anak Anda:

  1. Pilihkan bahan yang nyaman dipakai. Tidak perlu tebal, tetapi hindari bahan tipis dan transparan, untuk melatih pemahaman anak tentang busana yang benar-benar menutup aurat.
  2. Sesuaikan dengan karakter anak. Jilbab praktis lebih cocok untuk anak yang aktif, sedangkan anak pendiam bisa dipakaikan jilbab yang menyerupai jilbab orang dewasa.
  3. Samakan dengan bunda. Biasanya anak perempuan suka berpenampilan seperti bunda. Buatkan busana dan jilbab dengan model atau setidaknya warna yang sama antara anak dan bunda, sehingga anak pun lebih tertarik dan bangga mengenakannya.

**

Jadi, jangan bingung membiasakan anak berjilbab, tapi juga jangan terlalu dipaksakan. Biarkan semua melalui proses yang menyenangkan. Selamat mencoba!

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *