Mengenal Veneer dalam Kecantikan dan Kesehatan Gigi

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Jika sebelumnya dunia kecantikan dan kesehatan gigi dihebohkan dengan kawat gigi atau disebut juga dengan behel, pada saat ini, muncullah istilah baru dalam dunia kecantikan dan kesehatan gigi, yaitu veneer. Sama halnya dengan kawat gigi, veneer juga mulai menjadi trend dan banyak diincar oleh wanita yang mendambakan gigi cantik dan sempurna.

Pasalnya, teknik veneer ini tidak hanya bisa membersihkan dan memutihkan gigi, namun juga memperbaiki kerusakan, menghindari karies agar gigi tidak mudah pecah, mengubah bentuk dan susunan, hingga menutupi cacat pada email gigi.

Sehingga tidak heran jika banyak wanita ataupun pria lebih memilih teknik ini karena tergolong lebih mudah, tidak membutuhkan waktu lama untuk melihat hasilnya, dan hasilnyapun tak kalah memuaskan dibandingkan teknik lainnya. Penasaran bukan?

Apa itu Veneer Gigi?

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, veneer gigi merupakan teknik yang dilakukan untuk memperindah bentuk gigi, baik itu dengan memutihkan, memperbaiki bentuk dan susunan gigi, dan memperbaiki cacat pada bagian emailnya. Veneer sendiri merupakan bahan yang digunakan untuk melapisi gigi tersebut.

Awalnya veneer digunakan untuk mengatasi masalah karies agar gigi tidak mudah pecah. Namun, saat ini, veneer tidak hanya digunakan untuk mengatasi masalah karies atau kerusakan gigi, namun juga untuk memperputih dan mempercantik gigi. Bahkan, pemasangan veneer juga bisa membuat seseorang tampak awet muda dan terlihat lebih tirus karena dalam teknik veneer terkadang juga dilakukan pembentukan gigi kelinci atau gigi susu di bagian depan.

Gigi yang semulanya kasar, besar, kuning, dan tidak menarik bisa tampak lebih menarik dan putih hanya dengan menggunakan teknik veneer gigi ini. Sehingga tidak heran jika penampilan seseorang setelah menggunakan veneer pun terlihat jauh berbeda dibandingkan sebelum melakukan veneer gigi.

Penggunaan metode dan jenis veneer biasanya tergantung pada seberapa keparahan bentuk gigi. Orang yang memiliki bentuk gigi sangat tidak rapi dan berjejal biasanya kesulitan menggunakan jenis veneer ceramic. Biasanya, orang yang memiliki bentuk gigi yang terlalu parah dan tidak rapi disarankan untuk memakai kawat gigi atau behel terlebih dahulu.

Jika gigi mereka sudah mulai rapi, maka pemakaian veneer pun lebih mudah dilakukan. Oleh karena itu, konsultasi sebelum melakukan veneer mutlak dilakukan pasien.

Efek Samping Veneer Gigi

Lalu, apakah pemakaian veneer ini menimbulkan efek negatif tertentu pada kesehatan gigi? Pada dasarnya, pemakaian veneer tidak begitu menimbulkan efek buruk yang terlalu besar. Hanya saja, veneer beresiko membuat gigi menjadi sensitif bila kondisi gigi masih vital atau sangat tipis. Hal ini disebabkan karena salah satu teknik veneer yaitu mengasah gigi dan menghilangkan sedikit jaringan di permukaan gigi.

Resiko lainnya yaitu kondisi gigi yang kembali seperti semula, bahkan lebih buruk. Akan tetapi, hal ini tidak akan terjadi manakala Anda bisa memperhatikan kebersihan gigi. Selama memakai veneer, maka hindarilah makanan keras, wine, alkohol, rokok, kopi, soda, ataupun kebiasaan menyirih, karena hal ini bisa membuat veneer gigi rusak.

Karena itu, ada baiknya anak-anak tidak menggunakan veneer karena mereka belum bisa menjaga kebersihan gigi mereka. Selain memperhatikan kebersihan gigi, pasca veneer Anda juga perlu melakukan perawatan gigi setidaknya satu kali dalam sebulan kepada dokter yang kompeten dan berpengalaman.

Nah, bagaimana? Apakah Anda tertarik melakukan veneer gigi ini?

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *