Cara Mencegah dan Mengatasi Defisiensi Magnesium

Loading...

 

DOKTERCANTIK.COM – Magnesium merupakan salah satu jenis mineral yang berkaitan erat dengan fungsi tulang. Magnesium ini disimpan di dalam tulang setidaknya 50 % dari total magnesium, sementara yang lainnya bisa ditemukan dalam sel-sel jaringan tubuh dan organ. Manfaatnya yang paling dominan yaitu menyehatkan otot dan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis yang banyak terjadi pada usia tua.

Selain tulang, magnesium juga memiliki segudang manfaat lain seperti mempertahankan saraf tubuh, membantu metabolisme sel, mengatasi sembelit, nyeri punggung, asma, diabetes, dan mencegah serangan jantung dengan melindungi jantung dari denyut jantung tidak teratur.

Meskipun magnesium begitu bermanfaat dalam kesehatan tubuh, banyak juga orang mengalami defisiensi atau kekurangan magnesium dalam tubuh. Kekurangan magnesium ini bisa disebabkan karena berbagai faktor. Di antara faktor penyebab defisiensi magnesium dalam tubuh yaitu karena pekerjaan yang terlalu berat, stres berkepanjangan, pola makan yang tidak sehat, serta faktor usia.

Kekurangan magnesium bisa membuat beberapa organ, terlebih tulang dan otot tidak bisa bekerja dengan baik. Tidak hanya itu saja, beberapa gejala lain yang menandakan bahwa tubuh Anda kekurangan magnesium yaitu rasa sakit di leher, gejala jantung yang tidak stabil, mual dan muntah, menurunnya nafsu makan, hingga kecemasan dan kelelahan. Kondisi ini tentu membuat Anda tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Untuk itu, beberapa poin ini berguna untuk mengembalikan kadar magnesium dalam tubuh.

Mengkonsumsi Makanan Kaya Magnesium

Jika Anda mulai mengalami gejala defisiensi magnesium, ada baiknya segera mengkonsumsi beberapa makanan tertentu yang kaya akan magnesium. Beberapa jenis makanan tersebut sayuran menjadi paling dominan. Beberapa jenis sayuran sayuran berdaun hijau seperti bayam dan bit dipercaya mampu mencegah dan mengatasi defisiensi magnesium dalam tubuh karena kaya akan magnesium.

Selain itu, biji-bijian, ubi, pisang, kentang, tomat, dan kacang-kacangan juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kekurangan magnesium. Makanan non-vegetarian seperti ikan juga mengandung banyak magnesium. Jangan lupa pertimbangkan juga untuk mengkonsumsi coklat, susu,yoghurt, dan air putih ya.

Beberapa makanan ini bisa dikonsumsi tanpa takut akan efek samping, sepanjang masih dikonsumsi dengan kadar atau jumlah yang wajar. Bahkan, beberapa makanan tersebut tidak hanya berfungsi mengembalikan magnesium yang hilang, tapi juga mengandung vitamin dan zat gizi lain yang tentunya juga dibutuhkan tubuh.

Suplemen Magnesium

Selain makanan diatas, Anda juga bisa mengatasi defisiensi magnesium dalam tubuh dengan cara mengkonsumsi suplemen magnesium. Suplemen magnesium bisa didapatkan dengan mudah di apotek.

Hanya saja, jika Anda menderita penyakit ginjal, ada baiknya berkonsultasi dulu ke dokter sebelum memutuskan mengkonsumsi suplemen magnesium. Selain itu, mengkomsumsi suplemen kadangkala juga bisa mengakibatkan diare jika sampai kelebihan.

***

Selain dua cara di atas, untuk kasus defisiensi yang lebih berat, cara injeksi atau terapi intravena juga bisa dilakukan. Terapi intravena disebut juga dengan infus, yaitu memasukkan cairan steril yang dalam hal ini yaitu magnesium melalui jarum langsung ke vena pasien.

Cara ini memungkinkan pasien mendapatkan tambahan magnesium secara langsung. Hanya saja, cara ini harus diatas pengawasan dan anjuran dokter.

Nah, jika Anda bisa melengkapi magnesium dalam tubuh dengan melakukan cara-cara diatas, maka gejala defisiensi magnesium tidak lagi Anda rasakan. Pasalnya, cara-cara di atas tidak hanya untuk mengatasi defisiensi magnesium, tetapi juga mencegah terjadinya kekurangan magnesium dalam tubuh.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *