Jangan Sembarang Mengorek Telinga!

Loading...

DOKTERCANTIK.COMTelinga merupakan organ vital bagi manusia, bagaimana tidak, organ satu ini berfungsi sebagai alat pendengaran dan pusat keseimbangan. Mengingat kedua fungsi yang begitu penting bagi manusia, alangkah baiknya bila tetap menjaga kebersihan organ ini agar fungsinya tetap terjaga dengan baik.

Bagaimana cara membersihkan telinga yang baik? Berikut ulasannya untuk anda.

Bagi sebagian besar masyarakat kita, mengorek telinga merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan, tujuannya adalah untuk membersihkan kotoran telinga. Namun, bukannya kotoran yang keluar, tak jarang justru aktiVitas mengorek telinga ini membahayakan bagi telinga itu sendiri.

Anatomi dan Fungsi Telinga

Menurut anatomi dan fungsi, telinga dapat dibagi menjadi telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Telinga luar terdiri dari daun telinga, liang telinga (yang tersusun atas tulang, kulit, dan rambut), dan selaput gendang telinga yang merupakan dinding pemisah antara liang telinga dengan telinga tengah.

Epitel kulit dari selaput gendang telinga dan liang telinga yang mati mengelupas bergerak ke arah luar dari liang telinga bersama dengan kotoran telinga yang dibentuk oleh kelenjar serumen dalam bentuk tahi telinga yang bekerja sebagai pelindung untuk mencegah kuman masuk ke liang telinga.

Sedangkan telinga tengah terdiri dari tulang-tulang pendengaran yang berfungsi sebagai penyalur suara yang ditangkap dari telinga luar untuk diteruskan dan diproses di telinga dalam dan dipersepsi oleh otak. Sementara telinga dalam terdiri dari rumah siput dan organ-organ kecil lain yang berfungsi sebagai pengatur keseimbangan dan pendengaran.

Cara Membersihkan Telinga

Seperti dijelaskan sebelumnya, kotoran telinga juga memiliki fungsi penting sebagai pencegah kuman masuk ke dalam telinga dan telinga telah memiliki mekanisme sendiri dalam mengeluarkan kotoran dan mengarahkannya ke luar. Membersihkan telinga sendiri di rumah boleh saja dilakukan asalkan tekniknya benar dan tidak dilakukan terlalu sering.

Membersihkan telinga hendaknya dilakukan hanya maksimal satu kali dalam seminggu, bila menggunakan cotton bud, jangan memasukkannya terlalu dalam karena bisa merobek gendang telinga, cukup dimasukkan di telinga bagian luar saja. Hal yang sering salah dilakukan adalah ketika cotton bud telah dimasukkan ke dalam telinga, umumnya cotton bud ini diputar di dalam telinga dan menyebabkan kotoran justru semakin masuk ke dalam telinga.

Gerakan yang benar ialah gerakan mencongkel dengan tekanan halus ke arah luar, dan bila terdapat kotoran yang keras dan sulit dikeluarkan, bisa menggunakan pelunak kotoran telinga yang diteteskan dan banyak dijual di apotek, atau sebaiknya segera kunjungi dokter bila terdapat kotoran telinga yang sulit keluar dan mengganggu pendengaran.

Hati-hati dalam penggunaan cotton bud karena kapas bisa tertinggal di dalam. Pastikan mutu cotton bud yang anda gunakan terjamin kualitasnya.

Semoga bermanfaat.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *