Manfaat dan Efek Samping Asam Salisilat Dalam Mengobati Jerawat

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Salah satu bahan yang terkandung dalam berbagai produk perawatan jerawat yaitu asam salisilat (salicylic acid). Senyawa asam beta hydroxy yang diekstrak dari kulit dan daun pohon willow ini pertama kali ditemukan oleh Indian Amerika. Pohon willow atau disebut juga dengan pohon dedalu ini merupakan salah satu pohon yang memiliki kulit berair dan getah yang mengandung asam salisilat.

Selain pohon willow, pohon lain yang juga mengandung asam salisilat yaitu meadow sweet. Awalnya mereka memanfaatkan asam salisilat ini dengan cara mengunyah langsung bagian pohon tersebut yang kaya akan asam salisilat, yaitu pada bagian kulit atau daunnya.

Manfaat Asam Salisilat untuk Jerawat

Lalu, kenapa asam salisilat ini sering digunakan dalam produk penghilang jerawat? Asam salisilat sering dimasukkan ke dalam produk perawatan jerawat karena bisa mencegah dan mengatasi jerawat. Asam salisilat bekerja dengan cara mempercepat pengelupasan kulit sehingga membebaskan folikel yang tersumbat. Sehingga tidak hanya bisa menyembuhkan tetapi juga dapat mencegah timbulnya jerawat.

“Asam salisilat memecah sel yang berkumpul di bagian dalam pori pemicu komedo dan jerawat. Ini membantu membersihkan wajah dan menyembuhkan jerawat,” kata dr. Gervaise Gerstner, dokter kulit dan konsultan di L’oreal Paris seperti dikutip dari beritasatu.com.

Selain bermanfaat mencegah atau mengatasi jerawat, asam salisilat juga berkhasiat untuk mencerahkan kulit, mengurangi produksi minyak, serta mengatasi komedo. Beta Hydroxy Acid (BHA) yang terkandung dalam asam salisilat juga bisa membantu menekan timbulnya kerutan dan keriput.

Sungguh banyak sekali ya ladies manfaat asam salisilat ini untuk kecantikan. Sayangnya, pemakaian asam salisilat juga sering menimbulkan efek samping tertentu pada kulit. Jadi harus hati-hati ya saat memutuskan ingin menggunakan asam salisilat untuk perawatan wajah berjerawat.

Efek Samping dari Asam Salisilat

Beberapa efek samping tersebut yaitu iritasi kulit, kulit terasa terbakar, mengelupas, serta kekeringan pada kulit. Sebenarnya efek samping ini bisa diminimalisir dengan cara menghindari faktor resiko yang bisa membuat timbulnya efek samping tersebut.

Untuk kamu yang memiliki tipe kulit kering ada baiknya tidak terlalu sering menggunakan asam salisilat karena bisa membuat kulit bertambah kering dan iritasi. Pada dasarnya, produk asam salisilat sangat cocok digunakan untuk tipe kulit berminyak. Jika kulitmu sensitif, maka kamu juga perlu berhati-hati dalam menggunakan asam salisilat karena bisa menimbulkan alergi dan iritasi kulit.

Ada banyak orang menganggap bahwa menggunakan asam salisilat dalam jumlah banyak akan membuat jerawat semakin cepat hilang. Sayangnya ini tidak benar karena pemakaian asam salisilat dalam jumlah banyak dan bahkan berlebihan justru akan menimbulkan berbagai efek samping tersebut.

Ada baiknya menggunakan satu produk asam salisilat saja. Dengan kata lain, jangan menggunakan banyak produk asam salisilat pada waktu yang sama karena akan menyebabkan kulit kering.

Selain itu, gunakan asam salisilat secara merata dan jangan hanya pada bagian yang berjerawat saja agar hasilnya maksimal dan cara ini juga bertujuan mencegah timbulnya jerawat baru pada bagian kulit yang tidak berjerawat.

Nah, jika kamu merasakan efek samping karena menggunakan asam salisilat, baik alergi, iritasi, kering, ataupun mengelupas, maka segera hentikan penggunaan. Jika terus dilanjutkan, efek buruk tersebut justru akan bertambah parah. Dan, jika efek yang ditimbulkannya termasuk parah, maka sebaiknya kamu segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan terbaiknya ya, ladies.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *