Minyak Ikan Untuk Menyamarkan Bekas Luka dan Jerawat

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Selama ini minyak ikan dikenal memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya yaitu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan imunitas, anti inflamasi, tekanan darah tinggi, diabetes, serta menambah kecerdasan atau fungsi otak. Selain bermanfaat bagi kesehatan, minyak ikan ternyata juga bisa menyamarkan bekas luka dan jerawat lho ladies.

Hal ini disebabkan karena minyak ikan mengandung asam lemak omega-3 dan EPA atau asam eicosapentaenoic. Asam lemak omega-3 berfungsi menyamarkan bekas luka, termasuk bekas jerawat dan bekas bakar ringan.

Seperti yang kita tau, warna kulit pada bekas luka atau jerawat berwarna agak gelap, dalam hal inilah minyak ikan memperbaiki warna kulit tersebut. Sementara EPA bisa mencegah dan mengatasi jerawat karena ia menghambat pembentukan androgen berlebih yang dapat mempengaruhi pembentukan sebum di folikel rambut.

Di pasaran, minyak ikan biasanya dijual dalam bentuk gel kapsul dengan harga yang terjangkau. Untuk mendapatkan khasiat umum, biasanya minyak ikan tersebut langsung ditelan. Hanya saja, mengaplikasikan minyak ikan untuk bekas luka dan jerawat tampaknya agak berbeda. Caranya tidak dilakukan dengan mengkonsumsinya tetapi dengan cara mengoleskannya pada bagian bekas luka atau jerawat tersebut.

Cara penggunaan

Bersihkan area bekas luka atau jerawat dengan air atau sabun hingga bersih. Hal ini berguna agar kotoran tidak menghambat kerja dari minyak ikan. Keluarkan minyak ikan dari gel kapsul dengan cara menusuknya dengan jarum.

Setelah itu minyak ikan bisa langsung dioleskan pada area bekas luka atau jerawat secara merata. Agar minyak ikan meresap dengan sempurna, maka ada baiknya pijat secara perlahan minyak ikan tersebut pada bagian kulit. Lakukan cara ini setidaknya dua kali dalam sehari.

Penyimpanan minyak ikan

Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, menggunakan minyak ikan dalam sekali pemakaian tidak lantas membuat bekas luka atau jerawat hilang. Dibutuhkan beberapa waktu untuk melihat hasil dari minyak ikan ini. Setidaknya, kamu perlu mengoleskan minyak ikan pada bekas luka atau jerawat dua kali dalam sehari selama seminggu. Dan, penggunaan masih bisa dilakukan hingga bekas luka hilang.

Dengan begitu, maka secara otomatis kamu perlu tau bagaimana cara menyimpan minyak ikan yang baik agar nutrisinya tetap terjaga dan masih bisa digunakan untuk beberapa waktu berikutnya. Secara garis besar, ada baiknya tidak menempatkan minyak ikan pada tempat yang terlalu panas dan terpapar cahaya matahari langsung.

Kamu bisa menempatkan minyak ikan dalam freezer dan lemari es. Dengan menyimpan minyak ikan dalam freezer, maka minyak ikan akan terhindar dari sinar matahari yang bisa merusak nutrisi dan sekaligus mencegah minyak ikan menjadi tengik. Lemari es juga bisa dijadikan tempat minyak ikan agar kualitas dan nutrisinya tetap terjaga.

Selain itu, kamu juga bisa menyimpan minyak ikan di atas meja makan dimana suhu dalam ruangan tersebut tidak terlalu panas. Hal ini berguna agar kamu bisa ingat dengan mudah untuk mengkonsumsi atau memakai minyak ikan ketika berada di meja makan. Meskipun minyak ikan tidak dimaksudkan untuk menghilangkan bekas luka, namun cara penyimpanannya tetap sama.

***

Selain untuk bekas luka, minyak ikan biasanya juga dimanfaatkan untuk berbagai jenis penyakit dalam tubuh dengan menjadikannya sebagai suplemen. Hanya saja, menjadikan minyak ikan sebagai suplemen tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan lho.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA), mengkonsumsi suplemen minyak ikan tidak boleh lebih dari 3 gram setiap harinya. Karena jika minyak ikan dikonsumsi lebih dari 3 gram ditakutkan membawa resiko buruk pada tubuh, seperti terjadinya pendarahan, mual, sakit perut, dan BAB yang terlalu lembek.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *