5 Fakta Krim Kolagen untuk Anti Penuaan

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Kulit manusia cenderung mengalami penuaan lebih cepat dibanding tampilan usia. Pada kebanyakan pria dan wanita hal ini disebabkan oleh stres serta polusi. Kulit juga mulai kehilangan elastisitas seiring pertambahan usia, maka tak heran jika wajah mulai banyak dihiasi lipatan-lipatan dan keriput terutama di bagian mata dan leher.

Untuk mengatasinya, banyak produk-produk perawatan kulit di pasaran menawarkan pencegahan penuaan dini dengan kandungan kolagen di dalamnya yang dipercaya sebagai revolusi dalam perawatan kulit. Kolagen juga secara alami membuat kulit lebih lembut.

Inilah beberapa fakta tentang kolagen yang perlu anda tahu, yang terkandung dalam produk krim anti penuaan yang banyak beredar di pasaran dirangkum dari Magforwomen.com. Simak ulasannya berikut ini.

Kolagen dalam krim merupakan bentuk gelatin

Kolagen yang ditambahkan dalam krim dan losion yang sehari-hari anda gunakan merupakan bentuk dari hydrolyzed collagen yang juga dikenal sebagai gelatin. Bentuk ini sangat mudah diserap kulit.

Sebetulnya agak menipu dari luar, non hydrolyzed collagen yang diserap tubuh, sebagai turunan asam amino bisa saja membahayakan bagi kulit dan tubuh.

Baca kandungan di label

Ketika membeli produk anti penuaan dengan kandungan kolagen, baca baik-baik yang terkandung pada label. Pastikan produk krim yang anda gunakan terdiri dari zat yang aman dengan komposisi yang wajar.

Minimnya studi tentang produk berkolagen

Banyak produk komersial yang mengandung kolagen, namun sayangnya masih minim studi scientifik mengenai hal itu. Tak hanya kosmetik, kolagen juga bisa terkadnung pada minuman, dan tablet. Pastikan anda waspada selalu sebelum membeli produk ini. Tes lebih dulu pada bagian tubuh lain, sebelum anda memakai-nya di wajah.

Molekul kolagen dalam krim terlalu besar diserap kulit

Biasanya molekul kolagen dalam krim terlalu besar untuk memasuki permukaan kulit terluar. Makanya, banyak yang menilai jika krim ini hanya bekerja pada bagian luar dan bisa saja langsung terbuang ketika anda membersihkan tubuh.

Belum tentu bekerja untuk setiap orang

Kolagen yang terkandung dalam krim anti penuaan juga belum tentu bisa berhasil untuk setiap orang. Hal ini sangat tergantung dari diet seimbang dan gaya hidup yang lebih bekerja efisien. Jangan berharap ada keajaiban jika hanya bergantung pada krim anti penuaan.

**

Demikianlah fakta tentang krim kolagen untuk anti penuaan. Sebenarnya, dengan menerapkan gaya hidup sehat, tidur yang cukup dan berkualitas, berolahraga secara rutin, dan menjauhi rokok serta alkohol akan memperlambat terjadinya proses penuaan.

Jangan lupa untuk selalu menerapkan tabir surya jika sedang beraktivitas di luar ruangan dan minumlah cukup air (minimal 8 gelas) agar kulit tetap lembab dan kenyal. Penggunaan produk perawatan kulit dengan kolagen hanya digunakan sebagai pendukung saja, yang lebih utama adalah gaya hidup sehat yang anda terapkan.

Semoga bermanfaat ya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *