Botox, Teknik Mengencangkan Kulit Dan Efek Sampingnya

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Mungkin anda sudah sering mendengar salah satu teknik yang sering dilakukan oleh para artis dan seleberiti untuk mengencangkan kulit mereka yakni suntik botox. Suntik botox memang terkenal ampuh untuk menghilangkan kerutan-kerutan pada kulit wajah bahkan untuk menghilangkan keriput sehingga kulit anda menjadi kencang seperti remaja kembali.

Apakah anda tertarik untuk melakukan suntik botox atau sekedar penasaran ingin mengenal lebih jauh tentang suntik botox dan apa saja efek sampingnya bagi kesehatan? Yuk simak ulasan kami berikut ini.

Pengertian Botox

Botox adalah singkatan dari botolinum toxin, yang merupakan racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan botulisme yakni suatu penyakit infeksi yang menyebabkan kelumpuhan otot dan membahayakan nyawa.

Walaupun dapat membahayakan nyawa sebenarnya botolinum toxin aman jika disuntikkan langsung ke otot yang dituju misalkan otot wajah dalam kadar yang kecil oleh para ahli dan tidak akan berpengaruh pada otot lain.

Jenis Botox

Botox terbagi menjadi dua jenis yakni tipe A dan tipe B. Tipe A merupakan jenis botox yang pertama kali digunakan dan merupakan resep asli sebelum tipe B muncul sedangkan tipe B merupakan pengembangan formula dari tipe A atau disebut juga myobloc . Umumnya myobloc disuntikkan pada kulit yang telah kebal dengan jenis botox tipe A.

Cara Kerja Botox

Botox sebenarnya dapat disuntikkan di banyak tempat pada tubuh anda tetapi tidak semua daerah pada tubuh terbukti aman setelah mendapat suntikan ini. Jadi biasanya lebih sering disuntikkan pada daerah wajah meliputi dahi dan sisi luar kelopak mata.

Efek botok hanya menyebar sekitar 1 cm dari sekitar titik suntikan, itu berarti jika daerah keriput anda tidak lebih dari 1 cm dengan jarak suntikan maka anda hanya memerlukan satu suntikan tetapi jika lebih dari 1 cm berarti anda memerlukan beberapa suntikan.

Setelah disuntikkan botox akan memblokir pelepasan asetilkolin yaitu zat neurotransmiter yang dikeluarkan sel-sel saraf yang berfungsi sebagai alat komunikasi dari saraf ke otot, tanpa asetilkolofin saraf tidak dapat mengirim sinyal ke otot dan otot menjadi lumpuh yang menjadi penyebab kerutan pada kulit.

Suntikan botox tidak berefek permanen pada kulit dikarenakan serabut pada saraf yang dimatikan akan beregenerasi setelah beberapa bulan dan biasanya hanya bertahan selama tiga sampai enam bulan.

Oleh sebab itu anda harus melakukan suntikan botox kembali secara berkala, makin sering disuntikkan maka efeknya akan semakin bertahan lama. Tetapi beberapa kasus pada tubuh pengguna akan membangun anti bodi secara alami terhadap zat ini dan menjadi kebal pada suntikan botox sehingga efeknya tidak akan efektif mencegah kerutan atau keriput.

Efek Samping

Tentunya setiap perawatan yang instan dan bukan berasal dari bahan alami, selain memiliki manfaat juga akan memiliki efek samping termasuk suntik botox. Resiko efek samping yang dirasakan bergantung pada berapa besar kadar botox yang di suntikkan, dan respon pada setiap orang akan berbeda tergantung daya tahan tubuh meraka, biasanya bersifat ringan dan sementara tetapi ada juga yang bersifat parah.

Setelah melakukan suntik botox mungkin anda akan mengalami gejala sakit yang ringan seperti :
• gejala menyerupai flu
• mengantuk
• Lemah dan loyo
• Sakit kepala ringan
• Otot memar
• Nyeri kulit dan gatal kemerahan
• Kaku pada bagian yang di telah disuntikkan

Gejala ini akan segera mereda seharusnya, tetapi jika terus menerus maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter anda.

Adapun gejala efek samping yang parah seperti :
• Sakit kepala atau migraine yang makin parah
• Wajah mati rasa dan kelopak mata sulit untuk terbuka
• Alis tidak semetris dan mata menjadi sangat berair ataupun mata menjadi kering
• Bibir tidak dapat melengkung dan sulit berbicara
• Penglihatan bermasalah dan sulit untuk bernapas
• Otot tubuh terasa lemas
• Sulit menelan makanan maupun buang air

Jika anda mengalami kondisi di atas makan segeralah ke dokter dan lebih baiknya adalah instalasi gawat darurat untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya. Kondisi yang parah ini dapat terjadi pada beberapa kasus dikarenakan botox menyebar ke bagian-bagian tubuh lainnya setelah beberapa jam ataupun beberapa hari setelah disuntikkan.

**

Nah setelah mengetahui manfaat dan efek samping dari suntik botox ini apakah anda masih berminat untuk melakukannya? Semua keputusannya kembali kepada anda.

Tetapi penting untuk anda ingat, jika anda menginginkan kulit wajah yang kencang, halus dan mulus sebenarnya masih ada cara dan bahan alami seperti masker wajah dari buah, rajin mengkonsumsi air putih, olahraga teratur dan menjaga pola makan sehat.

Walaupun mungkin efeknya tidak akan instan tetapi dalam jangka panjang anda akan mendapatkan hasil yang anda inginkan dan tentunya tidak memilki efek samping yang membahayakan kesehatan anda.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *