3 Alasan Kenapa Manicure Bisa Merusak Kuku dan Kulit

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Manicure menjadi salah satu perawatan kuku yang digandrungi oleh wanita karena bisa membuat kuku mereka lebih indah dan terawat. Meski begitu, ada baiknya kamu tidak terlalu sering melakukan perawatan kuku yang satu ini, pasalnya disamping efek positifnya, manicure juga bisa merusak kuku, baik jangan pendek ataupun jangka panjang.

Masalah seperti iritasi, alergi, rusaknya kuku, hingga masalah yang lebih parah seperti resiko kanker kulit juga bisa ditimbulkan oleh perawatan kuku ini. Lalu, apa alasan yang membuat manicure bisa merusak kuku?

Menggunakan Bahan Kimia Berbahaya

Jenis manicure yang bisa merusak kuku yaitu manicure yang menggunakan bahan kimia berbahaya tertentu dalam prosesnya. Bahan kimia berbahaya tersebut bisa bersumber dari cat kuku, penguat atau pengeras kuku, pemakaian kuku palsu, menyambung kuku, kuteks, dan lain sebagainya.

Zat kimia yang berefek buruk bagi kulit seperti metil metakrilat, resin, nikel, formalin, dan aseton sering didapatkan saat melakukan proses manicure. Metil metakrilat biasanya terdapat dalam penyambungan kuku. Resin dan nikel sering ditemukan dalam kuku palsu dan cat kuku.

Formalin dalam pengeras kuku dan aseton sering ditemukan dalam pembersih cat kuku. Beberapa zat kimia ini bisa menimbulkan iritasi dan alergi pada kuku dan kulit sekitarnya seperti gatal-gatal, merah, perih, dan rasa terbakar.

Efek Sinar Ultraviolet

Inilah poin yang menjadi alasan kenapa manicure bisa memperbesar resiko kanker kulit. Dalam proses manicure, ada yang namanya mengeraskan atau mengeringkan cat kuku dengan cara meletakkan tangan di bawah lampu atau sinar ultraviolet selama lebih kurang 10 menit.

“Delapan kali sesi manicure di bawah lampu ultraviolet bisa merusak kulit yang berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan risiko terjadinya kanker kulit,” ungkap Dr. Lindsay R. Shipp seperti dilansir dari stmiktuluscendekia.org. Dr. Lindsay R. Shipp merupakan kepala dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Medical College of Georgia dan Georgia Regents Health System di Augusta, Amerika Serikat.

Alasan kenapa sinar ultraviolet bisa meningkatkan resiko kanker kulit karena ia bisa merusak DNA dan struktur atau jaringan kulit, apalagi jika dilakukan terlalu sering.

Peralatan yang Tidak Steril

Alasan lain yang membuat perawatan manicure menjadi berbahaya yaitu menggunakan peralatan yang tidak steril dan bersih. Seperti yang kita tau, salon sebagai tempat manicure tentu dikunjungi banyak pelanggan, sehingga peralatan yang digunakan tersebut biasanya juga sudah digunakan banyak orang sebelumnya.

Kondisi ini akan membuat virus, bakteri, dan jamur mudah mengendap dalam peralatan tersebut dan tentunya ini bisa menimbulkan infeksi dan masalah lain pada kulit.

**

Melihat hal tersebut, maka kamu tentu harus melakukan berbagai cara agar alasan tersebut tidak terjadi, yaitu dengan cara mencegah penyebab timbulnya efek berbahaya tersebut.

Cara mencegah terjadinya efek buruk manicure bisa dilakukan dengan memilih salon manicure yang berkualitas dan terpercaya agar bahan-bahan yang digunakan untuk proses manicure tidak mengandung zat kimia berbahaya tertentu bagi kuku dan kulit.

Pastikan juga kalau peralatan yang digunakan untuk proses manicure tersebut bersih dan steril. Selain itu, oleskan tabir surya pada kulit sebelum melakukan pengeringan atau pengerasan cat kuku di bawah sinar ultraviolet. Hal ini dirasa bisa meminimalisir efek buruk sinar ultraviolet tersebut pada kulit.

Satu hal lagi yang juga harus kamu perhatikan yaitu membatasi perawatan manicure. Ada baiknya tidak terlalu sering melakukan perawatan ini, tapi lakukanlah setidaknya 1 hingga 2 kali dalam satu bulan.

Dengan menghindari segala faktor resiko atau alasan yang menjadi penyebab efek buruk tersebut, maka manicure tentu tidak akan berefek buruk lagi bagi kulit atau kuku. Jadi, kamu bisa melakukan manicure dengan aman dan nyaman.

Selamat manicure ya ladies.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *