Tips Asupan Sahur yang Tepat agar Puasa Lancar

Loading...

Selama menjalankan ibadah puasa, pola makan kita pun berubah, dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari, yaitu saat sahur dan berbuka puasa. Hal ini menyebabkan tak sedikit dari kita yang berusaha untuk mencegah rasa lapar berlebih dengan makan yang banyak atau dalam porsi yang besar.

Padahal, mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak atau besar tidak serta merta mencegah rasa lapar berlebih. Selain itu, pola makan seperti itu dapat mengganggu kesehatan.

Sahur memang merupakan saat yang tepat untuk mengisi perut kita dengan makanan yang cukup mengenyangkan. Akan tetapi, sahur yang baik tidak hanya yang sekadar mengurangi rasa lapar, namun juga yang lengkap dengan kandungan gizi seimbang.

Makanan apa saja yang sangat baik untuk dikonsumsi saat sahur?

Biji-bijian yang Kaya akan Serat

Biji-bijian dikenal kaya akan protein yang memperbaiki dan membangun jaringan dalam tubuh. Selain itu, baik biji-bijian maupun kacang-kacangan  juga kaya akan serat yang baik untuk sistem pencernaan.

Protein sendiri sangat diperlukan tubuh terutama saat berpuasa untuk memelihara kekebalan tubuh dari virus yang dapat membuat tubuh sakit.

Biji-bijian sebaiknya Anda konsumsi saat sahur, seperti makanan berbahan kacang kedelai, kacang tanah, kacang polong, almond dan lain sebagainya. Dengan kandungan vitamin B yang cukup tinggi, mengonsumsi biji-bijian dapat menjaga tubuh Anda tetap berenergi.

Sayur dan Buah-buahan

Seperti yang kita ketahui, sayur dan buah-buahan mengandung serat, vitamin, kalsium dan mineral yang tinggi. Zat-zat inilah yang sangat diperlukan tubuh, terlebih lagi saat berpuasa.

READ:  Beragam Manfaat Hijab dari Segi Kesehatan

Sayur dan buah-buahan yang juga dikenal mengandung kadar air yang tinggi dapat menghindari kita dari rasa haus berlebih saat berpuasa.

Oleh sebab itu, pastikan sayur dan buah ada dalam menu sahur Anda, baik berupa sop, salad, maupun buah yang dikonsumsi langsung.

Khususnya buah, pilih buah dengan kadar air yang tinggi dan tidak terlalu masam.

Kurma

Siapa yang tak kenal Kurma terutama saat Ramadan tiba? Buah asal timur tengah ini menjadi salah satu menu wajib untuk sahur dan berbuka puasa. Mengapa demikian?

Buah Kurma kaya akan tiga zat gula alami, yaitu glukosa, sukrosa dan fruktosa. Ketiga jenis zat ini dapat menaikkan serta mengontrol kadar gula dalam darah. Itulah sebabnya kurma sangat disarankan untuk dikonsumsi saat sahur sebagai salah satu sumber energi.

Konsumsi setidaknya dua butir kurma saat sahur dan berbuka puasa.

Beras Merah Pengganti Beras Putih

Nasi tentu menjadi salah satu sumber karbohidrat wajib bagi masyarakat Indonesia. Baik sahur maupun berbuka, kita selalu memastikan bahwa nasi ada dalam menu kita.

Akan tetapi, mengonsumsi nasi merah jauh lebih baik daripada nasi putih yang biasanya kita konsumsi. Ya, nasi putih memang salah satu sumber karbohidrat yang baik untuk memberi energi dalam tubuh. Akan tetapi, beras merah mengangung karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna oleh tubuh.

Karena proses pencernaan yang lebih lambat inilah, kita tidak akan cepat merasa lapar dan menjaga tubuh tetap berenergi dalam waktu yang lama.

READ:  Tetap Bugar Selama Puasa dengan Olahraga? Ini Dia Tipsnya!

Jika sudah mengetahui asupan yang baik dikonsumsi saat sahur, kami juga akan membagikan beberapa asupan yang sebainya tidak dikonsumsi selama sahur, seperti berikut.

Kafein Berlebih

Beberapa dari Anda yang gemar minum kopi maupun teh, sebaiknya hindari meminum minuman ini sahur. Kafein yang terkandung dalam kopi maupun teh dapat mempercepat tubuh kehilangan cairan sehingga lebih cepat merasa dehidrasi dan lesu.

Begitu pula dengan minuman bersoda yang dapat membuat kita lebih mudah haus. Mengonsumsi air putih jauh lebih baik untuk menjaga tubuh tetap segar dan tidak mudah haus.

Goreng-gorengan

Makanan yang digoreng dengan minyak yang banyak sering menjadi kegemaran masyarakat Indonesia. Akan tetapi, hindari makan gorengan saat sahur karena tubuh memerlukan energi lebih untuk mencerna jenis makanan ini.

Hasilnya, tubuh akan cepat terasa lemas. Selain itu, gorengan juga dapat membuat Anda merasa lebih mudah haus dan perut terasa kembung.

Sebaiknya konsumsi makanan yang dikukus ataupun yang berkuah.

Makanan yang Terlalu Asin dan Pedas

Makanan yang terlalu asin mengandung kadar sodium yang sangat tinggi dan membuat tubuh lebuh cepat haus.

Sedangkan makanan yang terlalu pedas juga dapat membuat kita merasa haus dan beresiko melukai lambung saat berpuasa.

***

Itulah beberapa tips asupan yang baik dikonsumsi saat sahur agar tubuh tidak mudah terasa lemas. Segera perhatikan menu sahur Anda dan selamat menjalankan ibadah puasa.


Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *