5 Tips Memilih Henna Yang Sehat Dan Aman

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Salah satu ritual sebelum menikah yang dilakukan di beberapa daerah adalah memakai inai. Inai ini selain diterapkan pada kuku juga dijadikan salah satu bahan untuk melukis tangan dan kaki dengan corak dan motif-motif tertentu.

Budaya ini sebenarnya diadaptasi dari budaya Timur Tengah dan India dan sudah menjadi tradisi di negara-negara tertentu sejak 5000 tahun yang lalu. Jika kamu sering menonton film India, kamu pasti sering kan melihat para pengantin wanita di India akan memenuhi tangan mereka dengan inai saat prosesi pernikahan.

Kebiasaan itu ternyata juga dilakukan oleh masyarakat kita baik sebagai salah satu bagian dari adat istiadat maupun cuma untuk menghias tangan-tangan mereka untuk memberikan kesan lebih unik. Salah satu inai yang banyak digunakan saat ini adalah jenis henna.

Henna merupakan pewarna  kuku yang berasal dari India.  Henna bisa tersedia dalam bentuk bubuk, semi bubuk dan juga oil. Henna bisa juga diartikan sebagai tato yang bersifat sementara.

Namun seiring meningkatnya peminta henna, semakin banyak pula oknum-oknum nakal yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan keuntungan. Alhasil bermunculanlah henna-henna yang tidak asli  lagi.

Ada henna sintesis dan ada pula menjadikan pewarna rambut sebagai pewarna dalam henna. Tidak jarang juga untuk menguatkan warna buatan yang terdapat pada henna, para produsen henna sintetis juga memasukkan kandungan bahan kimia yang bisa berbahaya untuk kulit.

Jika demikian, bagaiman tips sehat dan aman memilih dan memakai henna?

Pertama, utamakan henna bubuk

Henna bubuk lebih kecil kemungkinannya tercampur dengan bahan kimia berbahaya yang bisa merusak kulit kita. Henna yang tersedia dalam bentuk oil lebih berisiko sebab bisa dengan mudah mencampurkan cairan kimia atau pewarna rambut ke dalamnya.

Kedua, perhatikan kandungan

Dalam membeli produk apapun, sempatkanlah untuk membaca komposisi produk untuk melihat kandungan apa saja yang ada di dalamnya. Jangan hanya tergiur pada keunggulannya saja sehingga kita lupa efek sampingnya.

Perhatikan komposisi henna apa terdapat kandungan zat kimia yang berbahaya seperti para-phenylendiamine di dalamnya. Jika terdapat kandungan tersebut, maka sebaiknya kamu tidak menggunakan henna tersebut sebab zat kimia tersebut bisa menyebabkan bisul, kulit melepuh dan iritasi dalam jangka waktu yang lama.

Ketiga, perhatikan warna henna

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah warna henna. Untuk kamu ketahui, warna henna yang asli adalah merah maroon kecoklatan.

Jika ada warna yang lain seperti hitam, atau warna lainnya, berarti henna tersebut mengandung zat pewarna rambut. Nah, ingat tekstur rambut dan kulit kita berbeda lho. Jadi jangan  menggunakan produk untuk rambut pada kulit.

Keempat, perhatikan jangka waktu henna mengering

Tahukah kamu? Henna yang asli dan berbahan alami membutuhkan waktu yang lama untuk kering. Jadi jika kamu melihat suatu merek henna atau sebuah salon yang waktu hennanya mengering sangat cepat yaitu sekitar 20-30 menit, maka henna tersebut sudah tercampur bahan-bahan kimia lain. Henna yang asli membutuhkan waktu 6 sampai 8 jam untuk mengering dengan baik.

Kelima, tes dulu ke kulit

Tidak semua kulit kita aman menggunakan henna. Ada jenis kulit tertentu yang mudah sekali alergi dan iritasi jika terkena bahan asing seperti henna. Untuk mengantisipasi hal ini, lakukan uji aleri terlebih dahulu. Tes dulu sedikit henna pada kulit. Tunggu reaksinya selama lebih kurang 24 jam.

Jika dalam waktu 24 jam kulit menjadi elergi seperti gatal dan kemerahan, berarti kita tidak disarankan memakai henna tersebut. Namun jika selama 24 jam lebih aman-aman saja, maka silahkan lanjutkan memakai hennanya.

**

Nah, sudah siap berburu henna yang aman? Semoga bermanfaat.

Loading...

6 Komentar Pembaca untuk “5 Tips Memilih Henna Yang Sehat Dan Aman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *