Kenali Gejala Mental Disorders dan Cara Menanganinya

Loading...

DOKTERCANTIK.COM – Kesehatan tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental. Sayangnya kesehatan mental masih belum diperhatikan dengan baik.

Belum lagi stigma di masyarakat yang mengganggap mental disorders adalah hal yang memalukan sehingga sering ditangani dengan cara yang tidak manusiawi seperti mengurung atau memasung penderitanya.

Mental disorders adalah ganguan mental yang bisa terjadi pada pria dan wanita pada rentang usia apapun baik muda maupun tua. Ingat, penelitian menunjukkan 1 dari 5 orang menderita mental disorders.

Penyebab Mental Disorders

Penyebab mental disorders bermacam-macam, namun secara umum terdiri dari empat faktor yaitu :

  • Faktor sosial, seperti kemisikinan, konflik rumah tangga, belum bekerja dan masalah finansial
  • Faktor biologis, seperti genetik, kerusakan pada otak dan menderita penyakit berisiko tinggi
  • Faktior psikologis, seperti putus asa dan merasa rendah diri
  • Mengalami kejadian yang tidak baik semasa kecil seperti kekerasan seksual, kehilangan orang tua di usia muda atau anak yang kurang perhatian.

Gejala dan Tanda Mental Disorders

Bagi masyarakat secara umum, memang tidaklah mudah mengenali gejala ini karena biasanya tampilan luarnya sama saja seperti orang sehat pada umumnya.

Nossal Institute for Global Health dari Univesity of Melbourne membantu kita mengidentifikasikan mental disorders dan cara menanganinya seperti diuraikan di bawah ini.

a. Gejala fisik

Seseorang merasa seperti kelelahan terus menerus walaupun istirahatnya cukup. Mengalami gangguan tidur, kehilangan ataupun meningkatnya nafsu makan, mengeluhkan nyeri dan sakit pada bagian-bagian tubuh.

b. Gejala psikologi

  • Merasa sedih, takut dan khawatir. Perasaan itu datang setiap waktu atau kadang-kadang dalam periode tertentu. Sulit memahami pembicaraan dan sulit konsentrasi. Ada perasaan ingin bunuh diri dan selalu merasa ada orang lain yang ingin melukai.
  • Perilaku yang bermasalah seperti agresif, malas berbicara, terlalu aktif bicara, mengucilkan diri, melukai diri sendiri.
  • Berimajinasi berlebih seperti merasa mendengar atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada
  • Mulai bicara sendiri

Jika anda merasa mengalami gejala-gejala tersebut atau melihat orang-orang di sekitar anda mengalami hal-hal di atas maka segeralah cari bantuan. Langkah awal yang sangat disarankan adalah sharing ke orang yang nyaman diajak bercerita.

Bila yang mengalaminya adalah orang-orang di sekitar anda, maka jadilah pendengar yang baik untuk mereka kemudian lanjutkan dengan bentuk penanganan dari tenaga profesional.

Bentuk umum dari mental disorder adalah Psychotic episode, Schizophrenia dan bipolar disorder.

Tips Menghadapi Penderita Mental Disorders

Sedikitnya ada 6 hal yang jangan dilakukan dalam menghadapi penderita mental disorder, antara lain:

  • Menghindari/tidak peduli
  • Mengurungnya pada ruang tertentu
  • Memarahi
  • Melibatkan hal-hal klenik
  • Mencoba mengalihkan gejala disorder dengan menikahkan (bagi penderita yang belum menikah)
  • Memberi obat tidur

Enam langkah di atas bukan pertolongan pertama yang tepat. Hindari anggapan bahwa gejala-gejala tersebut sebagai hal biasa yang akan sembuh seiring dengan waktu.

Anda perlu tanggap, jangan sampai gejala tersebut mengganggu kinerja dan lingkungan di sekitar anda.

Langkah Dasar Untuk Membantu Penderita Mental Disorders

1. Menjadi pendengar yang baik

Bersabarlah mendengar cerita mereka. Anda tidak perlu merespon, cukup mendengar saja. Tidak usah berargumen apalagi memotong pembicaraan mereka.

Memiliki teman bicara yang nyata akan sangat berpotensi membawa mereka kembali ke dunia nyata, terutama bagi mereka yang mulai sering bicara sendiri, berimajinasi mendengar bisikan-bisikan yang sebenarnya tidak ada itu.

2. Kurangi resiko bunuh diri/melukai diri sendiri

Orang yang mengalami gangguan mental sering merasa bunuh diri adalah solusi akhir yang jitu. Karena itu anda disarankan membuat mereka merasa nyaman untuk menceritakan apapun dengan anda termasuk tentang keinginan bunuh dirinya.

Jangan ragu atau takut untuk menanyakan perihal bunuh diri tersebut. Jika si penderita menunjukkan keinginan bunuh dirinya maka anda disarankan untuk :

  • Jangan pernah biarkan si penderita sendirian
  • Cari bantuan dari tenaga profesional
  • Singkirkan benda-benda yang akan digunakan untuk bunuh diri
  • Hentikan penggunaan obat-obatan maupun alkohol

3. Bantu mereka dengan self-help

Pacu si penderita untuk membantu diri sendiri untuk sehat. Sarankan padanya untuk melakukan hal-hal yang bisa membantu mengurangi gejala disorder itu seperti mencoba diet sehat, melakukan olahraga kecil, ikut kelas yoga, hindari alkohol dan lainnya.

4. Berikan informasi dan penguatan

Sampaikan pada si penderita dan keluarganya bahwa gangguan yang diderita itu bisa disembuhkan. Sampaikan bahwa ia tidak perlu malu atau merasa diri gagal. Munculkan kesan bahwa anda siap membantu

5. Yakinkan mereka untuk mendapatkan bantuan profesional

Mulailah untuk mengarahkan mereka pada tenaga profesional. Terutama pada keluarga si penderita, karena biasanya si penderita akan menolak untuk bertemu tenaga profesional. Tawarkan pada mereka bahwa anda siap menemani dan mengantarkan kapanpun jika diinginkan.

Semoga peduli akan kesehatan menjadi salah satu resolusi anda di tahun ini. Salam sehat!

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *